Connect with us

Kabupaten Malang

Tepis Informasi Miring di Masyarakat, Dinkes Kabupaten Malang Talkshow Vaksinasi Covid-19

Diterbitkan

||

Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar tolkshow vaksinasi Covid-19 secara daring di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (12/01)

Memontum Malang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar tolkshow vaksinasi Covid-19 secara daring di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (12/01) tadi. Kegiatan yang diikuti seluruh kecamatan di Kabupaten Malang berikut desa itu, menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, dr Arbani Mukti Wibowo, Ketua Perhimpunan Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Dr.Muhammad Anshory, dengan dipandu moderator Dewi Yohana.

Dalam pelaksanaan itu, turut hadir Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat dan beberapa OPD di Kabupaten Malang. Sementara pelaksanaan sendiri, juga dalam mensikapi pencegahan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) vaksinasi Covid-19.

Dalam sambutan, Kadinkes menjelaskan bahwa pelaksanaan ini merupakan serangkaian edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksaan vaksinasi Covid-19. “Salah satu tujuan pelaksanaan ini, adalah untuk meminimalisir informasi miring yang beredar di masyarakat, bahwa paska vaksin bisa menyebabkan kejang-kejang. Karenanya, perlu disampaikan informasi secara benar, bahwa informasi itu adalah hoax. Sehingga, harapannya masyarakat tidak mudah percaya,” kata Arbani.

Masih menurut mantan Direktur RSUD Lawang ini, bahwa sampai sekarang pelaksanaan vaksinasi belum di laksanakan di Indonesia. Vaksinasi, akan mulai dilakukan pada tanggal 14 Januari.

“Untuk pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Malang, secara simbolis nantinya akan diberikan kepada 10 pejabat di Kabupaten Malang. Salah satunya, akan diawali oleh Bupati Malang,” terangnya.
Dengan adanya pelaksanaan ini, terang Arbani, semoga dapat mengedukasi masyaratkat agar tidak takut untuk di vaksinasi. Karena vaksin sinovac ini sendiri, perlu disampaikan bahwa pihak badan pengawas obat dan makan (BPOM), telah mengeluarkan rekomendasi.

“BPOM telah mengeluarkan rekomendasi bahwa untuk vaksin sinovac, telah aman untuk masyarakat,” ujarnya. (cw3/sit)