Connect with us

Politik

Komisi C DPRD Batu ‘Semprot’ Pengelolaan Taman DLH

Diterbitkan

||

Tampilan taman kota yang dinilai kurang berestetika oleh Komisi C DPRD Kota Batu.

Memontum Kota Batu – Komisi C DPRD Kota Batu, melakukan sidak di Taman Hutan Kota atau yang sering akrab di sebut Bondas dan taman yang berada di Jalan Sultan Agung Kota Batu, Rabu (13/01) tadi.

Inspeksi itu dilakukan, karena estetika taman, yang harusnya bisa lebih mempercantik tata kota serta bisa menjadi daya tarik wisatawan, dinilai kurang.

Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Khamim Tohari, menyatakan jika sejauh ini pengelolaan taman di Kota Batu, belum begitu maksimal. Bahkan, kurangnya pengoptimalan sumber daya manusia yang ahli dalam bidang pertamanan.

“Seperti tata pertamanan yang ada di kota-kota lain. Contohnya Balikpapan, Kalimantan atau yang paling dekat saja taman yang ada di Jalan Ijen Kota Malang, itu juga dari orang Batu juga yang melakukan. Tetapi, kenapa kita sendiri kok gak bisa menciptakan taman yang bagus kayak daerah tersebut,” katanya.

Khamim juga berharap, agar DLH (Dinas Lingkungan Hidup) bisa merangkul ahli taman dan petani bunga yang ada di Kota Batu. Tujuannya, untuk mempercantik taman-taman serta menambah penunjang fasilitas hiburan yang lainnya juga supaya bisa memecah kerumunan dan keramain yang ada di Alun-alun Kota Batu.

Selain itu, pekerja nanti bisa diikutkan pelatihan dalam perawatan. Terpenting dalam pengelolaan taman, bukan hanya DLH saja. Tetapi dinas lain seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bina Marga (DPUPR BM) serta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), juga dilibatkan dalam perencanaan.

Anggota Komisi C DPRD Kota Batu, Sujono Djonet, pun memberikan saran dan pandangan bagaimana rencana yang akan dilakukan untuk penataan taman, dengan mengambil tema ‘Taman Sehat’.

“Misalnya, Taman Bondas ini konsep dan tema akan lebih dimatangkan. Kalau memang mengambil taman sehat ya akan kita tanami toga lalu akan menambah fasilitas olahraga juga,” ungkapnya.

Kepala DLH Kota Batu, Aris Setiawan, mengatakan berupaya bakal langsung melakukan evaluasi internal, sehingga mampu mengakomodir demi terwujudnya taman yang indah di Kota Batu.

“Tentunya, akan kami lakukan pengadaan baru di tahun ini. Akan kami realisasikan untuk menambahkan tanaman toga. Total ada 55 taman dengan luas 26 hektar dan kita anggarkan tahun di PAK ini,” terangnya. (cw2/ed2)