Connect with us

SEKITAR KITA

Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Wali Kota Malang Sampaikan Bela Sungkawa

Diterbitkan

||

Memontum Kota Malang – Kabar duka datang dari ulama besar Indonesia. Pendakwah ternama, Syekh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber, yang dikenal dengan Syekh Ali Jaber, meninggal dunia Kamis (14/01) pagi.

Wali Kota Malang, Sutiaji, mendengar kabar itu menyampaikan bela sungkawa. “Saya ikut berduka cita. Beliau adalah seorang ulama yang sangat diterima oleh semua kalangan. Beliau termasuk moderat, walaupun dia dari Madinah tapi tidak ekstrim. Kita tau, ketika ke Malang beliau mesti menghadiri Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah),” papar Sutiaji.

Terlebih, berdasarkan cerita orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang itu, setiap Syekh Ali Jaber ke Kota Malang, beliau selalu menyempatkan diri mampir ke rumah Sutiaji.

“Amat sangat kehilangan dengan wafatnya Syekh Ali Jaber. Apalagi, ketika beliau ke Kota Malang, selalu mengagendakan datang ke rumah,” ungkapnya.

Ketika bertandang ke rumahnya, Lanjut Sutiaji, satu persatu keluarga turut berswafoto dengan ulama yang berpulang di usia 44 tahun itu.

“Bahkan Syekh Ali Jaber pernah berpesan kepada anak saya, si kecil, beliau bilang, ini calon pemimpin. Selain itu juga mendoakan keluarga kami tetap diberi kekuatan dan kesabaran,” ceritanya.

Diakui Sutiaji, dirinya sangat mengapresiasi Syekh Ali Jaber. Pasalnya ulama kelahiran 3 Februari 1976 itu merupakan tokoh yang moderat sekali.

Ketika datang ke Kota Malang pun, Sutiaji menuturkan, bahwa Syekh Ali Jaber sangat terkesan dengan Kota Malang. “Selain itu beliau pernah membicarakan ingin memberi bantuan supply listrik alternatif ke desa-desa. Harapannya di Indonesia seluruhnya sudah diterangi listrik. Itu program besar secara nasional dan gratis,” paparnya. (cw1/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version