Connect with us

Hukum & Kriminal

Longsor Perum GSI, Tim SAR Susuri Sungai Bango Cari Tubuh Roland

Diterbitkan

||

Petugas SAR saat akan kembali diberangkatkan dalam pencarian. (gie)

Memontum Kota Malang – Basarnas dan Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap Roland Sumarna (40) warga Perum Griya Sulfat Inside (GSI) Jl Sadang, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Mereka menyusuri Sungai Bango hingga radius 10 km. Atau tepatnya dari titik awal longsor hingga kawasan Gadang, Senin (19/1/2021) pukul 08.00.

Namun hingga pukul 12.00, tubuh Roland belum juga ditemukan. Pencarian sendiri dilanjutkan pukul 13.00 dan masih dalam pencarian.

Sementara itu kawasan Perum Griya Sulfat Inside tampak di police line. Petugas Polsekta Blimbing berjaga di lokasi kejadian. Di perumahan itu itu ada 10 kavling, 8 diantaranya sudah dalam bentuk bangunan. Kini untuk menghindari longsor susulan, penghuni perumahan sudah diungsikan.

“Pencarian dari TKP, Jembatan Bunul, hingga Ranugrati kemudian ke Jembatan Muharto lalu ke Gadang kemudian ke Lowokdoro. Saat ini kesulitannya karena arus sangat deras. Selain itu banyak bambu yang tumbang terkena longsor,” ujar Ainul Mahdi, Koordinator Tim Basarnas Surabaya.

Kapolsek Blimbing, Kompol Hery W Widodo saat ditemui di lokasi kejadian menyebutkan bahwa saat ini kondisi perumahan masih labil terjadi longsor susulan.

“Kami police line karena ditakutkan terjadi longsor susulan. Karena tanahnya labil dan beban bangunan. Sebagaian rumah sudah banyak yang retak. Hingga siang ini kami masih melakukan pencarian. Informasi yang kami dapat, bahwa sebelum longsor korban membersihakn saluran air hingga terjadi longsor,” ujar Kompol Hery.

TKP dipasang police line. (gie)

Seperti yang diberitakan sebelumnya, rumah milik Roland Sumarna (40) warga Perum Griya Sulfat Inside (GSI) Jl Sadang, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, longsor saat hujan deras melanda Kota Malang dan sekitarnya, Senin (18/1/2021) pukul 17.30.

Tidak hanya itu, Roland juga diduga ikut menjadi korban dalam peristiwa ini. Informasinya saat terjadi longsor, Roland dan motornya yang berada di halaman depan rumah ikut terseret longsor. Hingga pukul 22.00, belum diketahui keberadaanya apakah terseret Sungai Bango ataukah tertimbun reruntuhan.

Informasi Memontum.com bahwa sehari-harinya Roland tinggal bersama Yunica (26) istrinya tinggal di Perum Griya Sulfat Inside Kavling 10, RT09/RW 08. Rumahnya sendiri hanya sekitar 5 meter dari Sungai Bango. Pasangan ini baru menikah pada Desember 2020.

Saat hujan deras, Nurul Alfia (40) warga Jl Ontoseno I, Kecamatan Blimbing, bersama anaknya, Radya (7), Rava (6) dan Cantika (3) sedang bertamu di rumah Roland. Mereka mengobrol bersama Yunica di teras rumah sambil menunggu hujan reda.

Sedangkan Roland saat itu sedang membersihkan gorong-girong depan rumah karena kondisi arus air hujan cukup deras. Tak lama kemudian, terjadi longsor pada bagian halaman depan rumah.

Saat itu motor milik Roland dan juga motor milik Nurul ikut tergerus longsor. Begitu juga dengan Roland ikut terbawa longsor ke Sungai Bango. “Akses depan rumah sudah tergerus longsor. Kami kemudian menyelamatkan diri,” ujar Nurul.

Kondisi Yunica sangat syok. Bagiamana tidak saat kejadian dia berada di teras rumah melihat langsung peristiwa longsor tersebut. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Petugas Polsekta Blimbing dan SAR Kota Malang.

Petugas kepolisian dan SAR segera mendatangi lokasi, warga perumahan yang berada di sekitar Sungai Bango diungsikan. Sedangkan hingga pukul 22.00, Roland masih dalam pencarian dan berharap dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH juga sudah berada di lokasi kejadian. “Saat ini petugas masih di lokasi,” ujar Kasubag Humas Iptu Marhaeni saat dikonfirmasi Memontum.com. (gie)


Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *