Connect with us

Hukum & Kriminal

Pencarian Terhadap Roland Berlanjut, Lokasi Longsor Dilakukan Penyemprotan

Diterbitkan

||

Tim SAR Saat akan berangkat menggunakan perahu karet. (gie)

Memontum Kota Malang – Tim SAR kembali melanjutkan pencarian terhadap Roland Sumarna (40) warga Perumahaan Griya Sulfat Inside Kav No. 10, Jl Sadang, RT 9 RW 18, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Selasa (19/1) pukul 13.00.

Pencarian kembali dilakukan dengan menyisir Sungai Bango dengan menggunakan perahu karet. Selain itu petugas SAR juga masih banyak yang berada di sekitar lokasi kejadian. Sebab belum bisa dipastikan juga apakah tubuh Roland hanyut di Sungai Bango atau masih tertimbun reruntuhan longsor.

Kapolsek Blimbing, Kompol Hery W Widodo SH saat dikonfirmasi Memontum.com bahwa selain melakukan pencarian melalui penyisiran di Sungai Bango, juga akan dilakukan penyemprotan menggunakan air dari jarak jauh ke tempat timbunan longsor.

“Kami akan melakukan penyemprotan karena banyak gundukan tanah di lokasi longsor. Karena tanahnya labil kita harus hati-hati dan melakukan penyemprotan dari jarak yang jauh. Dua motor yang ikut terkena longsor juga belum ditemukan,” ujar Kompol Hery.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, rumah milik Roland Sumarna (40) warga Perum Griya Sulfat Inside (GSI) Jl Sadang, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, longsor saat hujan deras melanda Kota Malang dan sekitarnya, Senin (18/1/2021) pukul 17.30.

Tidak hanya itu, Roland juga diduga ikut menjadi korban dalam peristiwa ini. Informasinya saat terjadi longsor, Roland dan motornya yang berada di halaman depan rumah ikut terseret longsor. Hingga pukul 22.00, belum diketahui keberadaanya apakah terseret Sungai Bango ataukah tertimbun reruntuhan.

Informasi Memontum.com bahwa sehari-harinya Roland tinggal bersama Yunica (26) istrinya ringgal di Perum Griya Sulfat Inside Kavling 10, RT09/RW 08. Rumahnya sendiri hanya sekitar 5 meter dari Sungai Bango. Pasangan ini baru menikah pada Desember 2020.

Saat hujan deras, Nurul Alfia (40) warga Jl Ontoseno I, Kecamatan Blimbing. Dia bersama anaknya, Radya (7), Rava (6) dan Cantika (3) sedang bertamu di rumah Roland. Mereka mengobrol bersama Yunica di teras rumah sambil menunggu hujan reda.

Sedangkan Roland saat itu sedang membersihkan gorong-gorong depan rumah karena kondisi atus air hujan cukup deras. Tak lama kemudian, terjadi longsong pada bagian halaman depan rumah.

Saat itu motor milik Roland dan juga motor milik Nurul ikut tergerus longsor. Begitu juga dengan Roland ikut terbawa longsor ke Sungai Bango. “Akses depan rumah sudah tergerus longsor. Kami kemudian menyelamatkan diri,” ujar Nurul.

Kondisi Yunica sangat syok. Bagiamana tidak saat kejadian dia berada di teras rumah melihat langsung peristiwa longsor tersebut. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Petugas Polsekta Blimbing dan SAR Kota Malang.

Petugas kepolisian dan SAR segera mendatangi lokasi, warga perumahan yang berada di sekitar Sungai Bango diungsikan. Sedangkan hingga pukul 22.00, Roland masih dalam pencarian dan berharap dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIk MH juga sudah berada di lokasi kejadian. “Saat ini petugas masih di lokasi,” ujar Kasubag Humas Iptu Marhaeni saat dikonfirmasi Memontum.com. (gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *