Connect with us

Berita Headline

Melihat Budidaya Ikan Koi di Probolinggo

Diterbitkan

||

Ikan Koi memiliki warna yang cantik dan disukai banyak orang.

Memontum Probolinggo – Sektor perikanan di Indonesia, memang memiliki potensi yang sangat besar. Berbagai jenis budidaya ikan, banyak dijalankan oleh masyarakat. Salah satunya, adalah budidaya ikan koi yang memiliki nilai jual yang tinggi.

Ikan yang merupakan jenis ikan mas atau kaper ini, memiliki potensi bisnis yang besar. Selain warnanya yang cantik, ikan ini juga banyak diburu pecinta ikan. Meski pun, untuk segi perawatan juga membutuhkan perawatan ekstra.

Imam, warga Kelurahan Jrebeng Kidul, RT 05/ RW 02, Kecamatan Wonoasih, adalah salah satu pembudidaya ikan koi yang ada di Kota Probolinggo. Dirinya memiliki kolam yang terbilang cukup besar, di belakang rumahnya.

”Saya dahulu tertarik budi daya ikan koi, karena melihat warnanya yang cantik dan sering diburu orang,” ujarnya.

Sejak setahun lalu, dirinya mulai mencoba budidaya ikan koi. Setelah sebelumnya, budidaya ikan gurami dan sejenis ikan konsumsi lainnya. “Kemudian mencoba ikan koi, ternyata perawatannya tidak terlalu sulit,” ungkap Imam.

Hanya saja, kondisi itu berbalik saat memasuki musim penghujan. Perawatannya, cenderung berbeda dengan saat musim panas. Karena ikan yang mempunyai warna cantik tersebut sangat peka dengan perubahan suhu.

Bila air tidak segera diganti, tambah Imam, maka ikan koi akan mudah terserang cacar maupun jamur. Penyebaran cacar maupun jamur, ini pun biasanya sangat cepat. Sehingga, dengan muda menular ke ikan yang lain.

“Kalau sudah terkena ingsang harus segera diganti dan diberi obat jamur khusus ikan. Dengan kolam yang bersih maka kondisi ikannya terjaga dan sehat,” urainya, Rabu (20/01) tadi.

Sedangkan makanan ikan koi sendiri sejenis makanan palet ikan khusus berprotein tinggi. Sehingga, warna ikan koi akan semakin bagus. “Kalau makananya bagus, warna ikan juga akan semakin bagus. Ikan koi diburu karena warnanya.

“Jenis ikan koi yang dibudidaya adalah ikan koi jenis showa dan koi sanke. Hanya saja, koi yang paling diburu, warnanya polos. Meski berukuran kecil, ikan ini tetap mempunyai warna yang bagus dan akan tetap dibeli konsumen,” ungkap Imam.

Untuk bibit ikan koi, dirinya menjual dengan harga Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu per ekor. Sedangkan untuk ukuran, sekitar 15 sampai 20 centimeter (cm). Sedangkan untuk ukuran 25 – 30 cm, harganya ada yang Rp 60.000 sampai Rp 80 per ekor. Semuanya, tinggal tergantung dari warna ikannya. (geo/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *