Connect with us

SEKITAR KITA

Penduduk Kota Malang 10 Tahun Terakhir Bertambah 23.567 Jiwa

Diterbitkan

||

Memontum Kota Malang – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, merilis hasil Sensus Penduduk (SP2020), Kamis (21/01) sore.

Dalam rilis yang berlangsung secara virtual itu, Kepala BPS Kota Malang, Sunaryo, mengatakan bahwa penduduk di Kota Malang selama 10 tahun terakhir, alami penambahan.

“SP2020 mencatat penduduk Kota Malang pada bulan September 2020 sebanyak 843.810 jiwa. Dalam jangka waktu sepuluh tahun sejak tahun 2010, jumlah penduduk Kota Malang mengalami penambahan sekitar 23.567 jiwa,” terangnya.

Seperti diketahui, sensus penduduk dilaksanakan tiap 10 tahun sekali, dan SP2020 adalah sensus ke 7 setelah Indonesia merdeka. Keenam sensus penduduk sebelumnya dilaksanakan pada tahun 1961, 1971, 1980, 1990, 2000, dan 2010 dengan menggunakan metode tradisional. Yaitu mencatat setiap penduduk dari rumah ke rumah.

“Pertama kalinya dalam sejarah sensus penduduk di Indonesia, SP2020 menggunakan metode kombinasi yaitu dengan memanfaatkan data Administrasi Kependudukan (Adminduk) dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai data dasar pelaksanaan SP2020. Hal ini dirancang dan dilaksanakan sebagai upaya untuk mewujudkan ‘Satu Data Kependudukan Indonesia’,” paparnya.

Dengan luas Kota Malang sebesar 110,06 kilometer persegi, maka kepadatan Kota Malang sebanyak 7.636 jiwa per kilometer persegi. Angka ini meningkat dari hasil SP2010 yang mencatat kepadatan penduduk Kota Malang sebanyak 7.453 jiwa per kilometer.

“Lalu untuk data sebaran penduduk Kota Malang terbanyak berada di Kecamatan Kedungkandang yang mencapai 25 persen dari total penduduk Kota Malang. Terendah ada di Kecamatan Klojen, sebaran hanya 11 persen,” terangnya. (cw1/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *