Connect with us

Pemerintahan

Wali Kota dan Wakil Gelar Siklus Penyusunan RKPD Malang

Diterbitkan

||

Wali Kota dan Wakil Gelar Siklus Penyusunan RKPD Malang
Kegiatan Musrenbang Anak yang digelar secara virtual di Ngalam Command Center (NCC) Balai Kota Malang.

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Sutiaji, menghadiri Musrenbang Anak secara virtual di Ngalam Command Center (NCC) Balai Kota. Musrenbang bertemakan ‘Peran Serta Anak Dalam Perencanaan Pembangunan Kota Malang’ berlangsung Senin (25/1) pagi.

Turut hadir pula dalam kesempatan itu Wawali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Sekda Kota Malang, Wasto, Ketua TP PKK, Widayati Sutiaji, ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika.

Dalam siklus penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) terdapat tahapan menghadirkan seluruh komponen. “Ini yang sedang kita lakukan dalam menyusun RKPD kelompok anak. Musrenbang anak ini tentu membahas apa yang menjadi komitmen kita, berkaitan masalah pembangunan anak,” ungkap Sutiaji.

Lanjutnya, jika berbicara tentang anak harus update mengetahui apa yang saat ini sedang dibutuhkan. “Di tahun 2020 contohnya, usulan hasil Musrenbang anak 63 persen sudah terakomodir. Harapannya sisa 37 persen itu bisa terwujud di tahun 2022 atau bahkan ada hal baru yang perlu disampaikan,” tambahnya.

Hal baru tersebut antara lain berkaitan dengan pandemi. Dimana saat ini anak-anak merasa kesulitan dalam proses pembelajaran karena harus daring.

“Di tahun 2019 dulu belum pandemi ya, anak-anak tidak merasa bagaimana sulitnya belajar. Sekarang, tahun 2021 dimasukkan bagaimana suprastrukturnya, kita sudah ada perda berkaitan dengan perindungan anak. Lalu kedepan jangan sampai ada yang kesusahan sinyal lagi, harus lancar mengikuti PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh),” tandasnya.

Baca Juga: Wali Kota Bersama Forkopimda Malang Gelar Forum Konsultasi Publik Rancangan RKPD

Tak hanya itu, sekolah-sekolah di Kota Malang akan ditingkatkan kualitasnya. Pasalnya, kualitas pendidikan menjadi salah satu rujukan IPM (Indeks Pembangunan Manusia).

“Selain itu, kita juga akan kerjasama dengan Kementrian Agama, agar anak-anak tidak dimudahkan menikah dibawah umur,” tutup Sutiaji. (cw1/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *