Connect with us

SEKITAR KITA

GNWU Diresmikan, Pakar Ekonomi Syariah Nilai Akan Membantu Percepatan Pembangunan Nasional

Diterbitkan

||

GNWU Diresmikan, Pakar Ekonomi Syariah Nilai Akan Membantu Percepatan Pembangunan Nasional

Memontum Kota Malang – Presiden, Joko Widodo dan Wakil Presiden, Maruf Amin meresmikan Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) serta Brand Ekonomi Syariah Tahun 2021 di Istana Negara Jakarta, Senin (25/01), kemarin.

Berkaitan dengan peresmian itu, pakar ekonomi syariah Universitas Islam Malang (Unisma), Harun Al Rasyid, BS. MIEB. Ph. D, mengatakan bahwa langkah ini dapat mendukung percepatan pembangunan nasional.

“Program ini bisa membuka kesempatan siapa saja untuk berwakaf. Karena selama ini, wakaf hanya dipahami terbatas pada orang kaya. Maka dengan wakaf uang, semua lapisan masyarakat bisa berkontribusi,” katanya, Selasa (26/01) tadi.

Dirinya pun memberi contoh, misalkan berwakaf Rp 10.000 per orang setiap bulannya dan terus dikembangkan. Maka, negara akan memiliki dana tambahan yang bersumber dari masyarakat untuk mengembangkan layanan publik.

“Wakaf dapat membantu pembangunan negara, karena penggunaan dana wakaf dibolehkan untuk apa saja. Tidak harus trkait dengan ibadah, selama tidak bertentangan dengan syariat,” tambahnya.

Wakaf tunai termasuk wakaf uang, bukan hal baru dalam sejarah Islam. Sejak era Kerajaan Ottoman wakaf tunai ini sudah mulai dikenal, namun yang menjadi masalah adalah mayoritas pemahaman masyarakat wakaf itu hanya sebatas wakaf tanah.

“Sebenarnya, wakaf itu cakupannya luas, tidak hanya wakaf dalam bentuk tanah. Namun bisa dalam bentuk apa saja yang bisa memberikan manfaat secara berkesinambungan. Jadi intinya aset yang bisa diwakafkan adalah aset yang tidak bersifat habis pakai,” ujarnya. (cw1/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *