Connect with us

Hukum & Kriminal

Mantan Pejabat Batu Laporan Polisi, Merasa Ditipu Rekan Bisnis Investasi

Diterbitkan

||

Memontum Kota Batu – Alih-alih mendapatkan keuntungan berlipat, seorang mantan pejabat di lingkungan Pemkot Batu, malah mengalami kerugian hingga puluhan juta.

Nasib apes itulah, yang menimpa Abu Sofyan, mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB) Kota Batu. Jaminan keuntungan secara kontinue yang dijanjikan bakal diterimanya, malah ambyar.

Diceritakan Abu Sofyan, awal ketertarikannya mengikuti ajakan Taufan warga Jalan Agus Salim RT 04 RW 01 Kelurahan Sisir, karena dijanjikan keuntungan sebesar 5 persen dari jumlah yang diinvestasikan. Karena sudah kenal dan minat, tanpa curiga langsung mengikuti ajakan itu.

“Sekitar tahun 2019, ada kenalan yang mengajak bisnis trading (semacam investasi bagi untung). Awalnya, memang lancar investasi titip trading minimal Rp 15 juta,” jelas Abu.

Namun, tambahnya, seiring waktu, pembayaran laba mulai tidak lancar sampai bisa dikatakan macet. Karena hal itu, akhirnya korban pun habis kesabaran dan sempat menyampaikan pengaduan pada pihak kepolisian sekitar bulan Agustus 2020.

Dari pengaduan tersebut, dimediasi pihak kepolisian dan masih menurut Abu, saat itu Taufan berjanji untuk segera menyelesaikan dengan menjual aset yang masih ada.

“Pada Agustus lalu, sudah ada kesepakatan setelah di mediasi oleh pihak kepolisian. Taufan berjanji untuk menjual aset-aset pribadinya. Namun, ditunggu beberapa bulan tidak kunjung ada kejelasan, ya akhirnya saya melaporkan,” jelasnya.

Baca Juga: Jambret Tlekung Ternyata Rekayasa Bak Cerita Sinetron

Kasat Reskrim saat dihubungi media via ponselnya, menyampaikan akan cek dahulu. Karena berkasnya, belum ada di ruang kerjanya.

“Ya, sementara ada satu pelapor dan penyidik tengah memeriksa satu saksi korban dengan inisial W. Nanti kalau penyidikan kelar akan kita gelar,” ungkapnya. (bir/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *