Connect with us

KREATIF MASYARAKAT

Forkom Pokdarwis Malang Siapkan 39 Event Kampung Tematik

Diterbitkan

||

Ketua Forkom Pokdarwis Kota Malang, Isa Wahyudi, saat dikonfirmasi.

Memontum Kota Malang – Forkom Pokdarwis (Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata) Kampung Tematik Kota Malang, menggelar pertemuan dan launching Event Kampung Tematik 2021.

Berlangsung di kawasan Kampung Tempe Sanan, Ketua Forkom Pokdarwis Kota Malang, Isa Wahyudi, menyampaikan bahwa akan ada 39 agenda event di kampung tematik seluruh Kota Malang.

“Festival Kali Brantas dalam rangka memperingati Hari Sungai di bulan Juli nanti adalah event terbesar. Bisa dikatakan sekelas MCF (Malang Carnival Flower),” ungkap pria yang akrab disapa Ki Demang ini.

Sedangkan Kota Malang sendiri, tambahnya, memiliki 21 kampung tematik yang akan menyelenggarakan 39 event di tahun 2021 ini. Event itu, berlangsung mulai bulan April hingga Desember nanti.

“Kita sudah koordinasi dengan Disporapar (Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata) dan akhirnya 39 event ini masuk menjadi kalender wisata Kota Malang. Selain itu kami juga sudah mengkomunikasikan bahwa sebenarnya dana event adalah swadaya, namun akan ada support sebagian anggaran dari dinas,” ujarnya.

Dengan adanya support dana dari Pemkot (Pemerintah Kota) Malang, diharapkan setidaknya mampu mengcover kegiatan-kegiatan tersebut. Sehingga ada peran serta dan keterlibatan dari dinas atau Pemkot Malang.

Ditambahkan Ki Demang, jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk 39 event ini kurang lebih Rp 500 juta. “Yang kami butuhkan tidak banyak, sekitar Rp 500 juta. Nominal itu, sedikitnya untuk penyelenggaraan event dengan model protokol kesehatan dan pengunjung terbatas.

Lain soal, kalau kemudian nanti event sudah tidak lagi di masa pandemi mungkin anggaran yang dibutuhkan lebih besar. Jika bisa dicover dinas seperempatnya saja, sudah bagus,” harapnya.

Baca Juga: Proses 14 Tahun, Lahirkan Buku Tentang Budaya Topeng Malang

Adapun tujuan ke 39 event ini untuk membangkitkan wisata kampung tematik yang sudah 1 tahun tidak mendapat kunjungan ramai.

“Kita jadikan media promosi bahwa kampung-kampung kita masih eksis dan bisa dikunjungi kembali. Kedua sebagai salah satu dukungan demi terwujudnya visi ‘Malang Bermartabat’,” beber Ki Demang.

Menurutnya wisata tematik adalah kampung yang memang layak menjadi halaman terdepan bagi terwujudnya visi, misi, dan perubahan di Kota Malang.

“Sehingga patut kiranya kampung-kampung tematik ini mendapat perhatian secara khusus dan besar oleh pemerintah, masyarakat, dan stake holder,” lanjutnya.

Kalender Event Kampung Tematik, akan dimulai tanggal 4 April. Di mana, akan terselenggara Festival Kampung Budaya Polowijen. Dan ditutup di tanggal 22 Desember, event Hatur Agung Kagem Biyung bertempat di Kampung Budaya Polowijen. (cw1/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *