Connect with us

Pemerintahan

Hore…Alun-alun Probolinggo Kembali Dibuka

Diterbitkan

||

Pembukaan kembali Alun-alun Probolinggo walaupun hanya bersifat sementara.

Memontum Probolinggo – Alun-alun Kota Probolinggo, akhirnya kembali dibuka pada Minggu (31/01) tadi. Hanya saja, pembukaan ini sifatnya sementara, karena kegiatan skala besar, masih tidak diperkenankan.

Prosesi pembukaan Alun-alun, diawali dengan pemotongan pita dan disaksikan oleh Forkopimda Kota Probolinggo, Toga, Tomas serta perwakilan warga.

Pembukaan sendiri, dilakukan langsung Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, pada momentum refleksi 2 tahun memimpin Kota Probolinggo. Disela-sela kegiatan, Wali Kota sempat menikmati alun-alun sambil berolahraga bersama warga.

Meski telah dibuka secara resmi, namun alun-alun nantinya belum bisa digunakan untuk kegiatan umum yang dapat memicu kerumunan masa.

Dalam sambutannya, Wali Kota Habib Hadi, meminta warga bisa menikmati fasilitas alun-alun dengan baik dan saling memiliki tanggung jawab bersama menjaga kebersihan.

Pemkot Probolinggo, nantinya akan tempatkan petugas dari Satpol PP, dibantu TNI dan Polri, untuk menjaga Kamtibmas secara bergantian.

Di saat pandemi Corona, juga akan ada petugas dari Dinkes Kota Probolinggo, untuk memantau warga agar tetap tertib protokol kesehatan (prokes).

Yang paling penting, jangan sampai dibuat sesuatu yang tidak terpuji. Sehingga, tidak sampai dilakukan tindak tegas.

“Sementara, tidak bisa dijadikan untuk melakukan aktivitas umum berskala besar. Sehingga, agar tidak terjadi kerumunan,” terangnya.

Habib Hadi juga meminta, pengunjung alun-alun wajib melaksanakan Prokes. Jika didapati banyak pengunjung melanggar disiplin Prokes, maka alun-alun akan ditutup kembali.

“Ayo saling menjaga alun-alun ini. Jangan buang sampah sembarangan dan patuhi protokol kesehatan,” harapnya.

Baca Juga: Alun-alun Probolinggo Segera Difungsikan

Kasat Pol PP dan Damkar, Agus Effendi, menyatakan pihaknya bersama beberapa anggota dan dibantu personel TNI Kodim 0820 Probolinggo, akan melakukan pemantauan.

“Petugas akan berjaga di sana dengan pergantian dua kali, yakni pagi dan petang. Untuk sepuluh hari ke depan, mereka masih akan dibantu petugas kesehatan dalam menjaga disiplin protokol kesehatan. Bagi pengunjung yang kedapatan melanggar disiplin protokol kesehatan, akan diberikan sanksi,” tegas Agus. (geo/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *