Connect with us

SEKITAR KITA

Wakapolda Jatim: Local Leader Diharapkan Bisa Meningkatkan Kesadaran Masyarakat

Diterbitkan

||

Wakapolda Jatim Local Leader Diharapkan Bisa Meningkatkan Kesadaran Masyarakat
Kunjungan Wakapolda Jatim di Kabupaten Trenggalek.

Memontum Trenggalek – Dalam rangka evaluasi percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di lingkup Provinsi Jawa Timur, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Trenggalek.

Kedatangan Wakapolda Jatim ini mendapat sambutan hangat dari Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Komandan Kodim 0806 Letkol Arh Uun Samson Sugiharto dan Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring.

Dalam kesempatan itu Wakapolda Jatim menekankan kepada jajarannya untuk tidak lelah dan terus menjalankan langkah-langkah baik yang sudah dijalankan selama ini.

“Jangan ada kata bosan, jangan ada kata jenuh atau capek, ini ibadah kita, ibadah yang luar biasa, untuk itu kita laksanakan di masa pandemi ini dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Brigjen Slamet.

Masih kata Wakapolda, saat ini sebagian dari masyarakat sudah mulai jenuh terhadap kondisi Covid-19. Hal ini yang menjadi tugas bersama untuk memompa kembali kesadaran dan disiplin masyarakat agar tetap patuh protokol kesehatan. Oleh sebab itu diperlukan sosialisasi dan imbauan yang lebih masif lagi.

“Kami menekankan agar pemilik warung atau rumah makan benar-benar mematuhi batasan kapasitas pengunjung serta menjaga penerapan physical distancing,” tegasnya.

Selain itu, Wakapolda juga memberikan arahan untuk melibatkan peran pimpinan lokal (local leader) di setiap desa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya protokol kesehatan.

Baca Juga: Zona Merah, Hajatan di Trenggalek Masih Dilarang

Menanggapi hal itu, Bupati Nur Arifin sepakat terhadap arahan untuk melibatkan peran local leader. Seperti dalam mempublikasikan himbauan untuk lebih menampilkan sosok atau tokoh lokal seperti ketua RT, takmir masjid, maupaun tokoh ulama setempat.

“Semoga itu nanti lebih efektif karena ada ikatan primordialisme antara komunitas terkecil di desa,” terang Bupati Arifin.

Bupati Nur Arifin juga menyampaikan perkembangan Covid-19 di wilayah Kabupaten Trenggalek serta langkah-langkah yang diambil oleh Pemkab Trenggalek baik dalam mengantisipasi lonjakan kasus hingga penanganannya.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek juga sudah melakukan langkah-langkah dalam rangka mengurangi penyebaran Virus Corona atau Covid-19. Serta menyiapkan fasilitas berlapis baik ruang isolasi maupun upaya vaksinasi yang mulai dilaksanakan dalam minggu-minggu ini,” pungkasnya. (mil/syn)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *