Connect with us

Pendidikan

Rektor dan Warek UNIB Situbondo 2020-2024 Dilantik

Diterbitkan

||

Memontum Situbondo – Selang beberapa hari pasca Rapat Senat Universitas Ibrahimy (UNIB) Situbondo dan atas restu pengasuh PP Salafiyah Safi’iyah Sukorejo, KHR. Ach Azaim Ibrahimy, KH, nama Ach. Fadhoil, MH., akhirnya menggantikan posisi Prof. Dr. H. A. Yasid, MA., LLM. Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan sebagai Rektor Universitas Ibrahimy periode 2020-2024, dilakukan langsung oleh pengasuh di Musholla Ibrahimy PP Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Jumat (05/02) tadi.

Pelantikan Rektor UNIB ini bersamaan dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Rektor dan Wakil Rektor UNIB 2020/2024. Rektor, KH. Ach. Fadhoil, MH., Warek (Wakil Rektor) I, Dr. Minhaji, M. Pd.I., Warek II, Nyai. Hj. Djuwairiyah, M. Pd.I., Warek III, Dr. Ir. Abd. Muqsith, M. Ling.

Prosesi pengukuhan dan pelantikan Rektor dan Warek tersebut, dilantik dan disumpah oleh Pengasuh PP Salafiyah Syafi’iyah dan disaksikan oleh Pengurus Harian PP Salafiyah Syafi’iyah serta turut hadir Kepala Lembaga Pendidikan dan Ketua Kamar P2S2.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan para pimpinan perguruan tinggi Universitas Ibrahimy, dihadiri para pejabat di lingkungan UNIB dan tamu undangan dari institusi lain.
Sebagaimana diketahui, beberapa hari yang lalu, Senat Universitas Ibrahimy telah melaksanakan Pemilihan Rektor UNIB Periode 2020-2024, berlangsung secara musyawarah dan mufakat. Pengasuh PP Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR. Ach Azaim Ibrahimy, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para Rektor dan Warek yang baru dilantik. Dan berharap agar para pejabat yang baru dilantik mampu mengemban amanah dan menjalankan tugas sebaik-baiknya dalam rangka memajukan dunia pendidikan tinggi di Indonesia pada umumnya dan khususnya di Situbondo.

Baca Juga : Situbondo Usulkan Penambahan Kuota Guru P3K Sebanyak 670

“Saya mengapresiasi para Pimpinan Perguruan Tinggi dan Pimpinan Tinggi di lingkungan UNIB yang baru dilantik. Selamat dan semoga mampu mengemban amanah,” ujarnya.

Ditambahkan, banyak capaian yang telah diraih dalam rangka meningkatkan persaingan global. Namun, tugas ke depan masih sangat berat, yaitu bagaimana meningkatkan mutu dan kualitas atmosfir akademik, serta meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian.

“Sehingga bisa sejajar dan mampu bersaing pada taraf regional dan internasional,” tambahnya. (her/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *