Connect with us

Pemerintahan

Forkopimda Batu Ikuti Rapat Evaluasi PPKM Jilid II Gubernur

Diterbitkan

||

Memontum Kota Batu – Menjelang berakhirnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jilid II, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Forkopimda Jatim, menggelar evaluasi penerapan PPKM disejumlah daerah di Jatim, Kamis (04/02) malam.

Rapat evaluasi yang dilaksanakan secara virtual itu, dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan salah satunya diikuti Forkopimda Batu.

Menurut Khofifah, menjelang berakhirnya PPKM Jilid II pada 8 Februari 2021, mobilitas masyarakat dan protokol kesehatan akan lebih disorot. Selain itu, data evaluasi menunjukkan hasil yang menggembirakan.

“Tingkat keterisian ruang isolasi sebelum PPKM sebesar 79 persen, setelah PPKM turun menjadi 54 persen, lalu ruangan ICU sebelum PPKM 72 persen, setelah PPKM 69 persen,” ujarnya.

Baca Juga: UMKM Kota Batu Bisa Dipesan Melalui Tokopedia

Sementara untuk, rate of transmission yang sebelumnya 1,10 persen, turun 0,28 persen menjadi 0,82 persen. Kemudian pasien yang meninggal dari rata-rata 60-80 menjadi 40-50 atau turun. Tingkat kesembuhan, dari 500 menjadi 700-800 atau naik.

“Zona merah tinggal dua. Trenggalek dan Kabupaten Madiun. Meski pun menunjukan data yang menggembirakan, kita tidak boleh lengah walau pun ada penurunan,” kata Khofifah.

Pemerintah berupaya untuk melakukan peningkatan PPKM dengan ketat, penambahan Kampung Tangguh oleh Kapolda, memasifkan operasi yustisi dan melibatkan tokoh masyarakat dalam sosialisasi. Hasil evaluasi nantinya, akan menjadi pertimbangan, apakah PPKM diperpanjang atau tidak. (hms/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *