Connect with us

SEKITAR KITA

Bupati Kawal Langsung Pengundian Kios dan Los Pasar Pon Trenggalek

Diterbitkan

||

Bupati Kawal Langsung Pengundian Kios dan Los Pasar Pon Trenggalek
PENGUNDIAN: Bupati Trenggalek saat melakukan pengundian kios dan los kepada pedagang Pasar Pon.

Memontum Trenggalek Usai diserahkelolakan dan diresmikan, Selasa (09/02/2021), Pemerintah Kabupaten Trenggalek langsung mengundi penempatan kios dan los bagi para pedagang Pasar Pon.

Pengundian kios dan los ini dilakukan langsung oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin di Pendapa Manggala Praja Nugraha.

“Hari ini kita mulai melakukan pengundian kios dan los bagi para pedagang Pasar Pon. Ini dilakukan agar adil dan tidak tebang pilih. Jadi pilihan mereka adalah yang menjadi tempat berdagang nanti,” ucap Bupati Arifin saat dikonfirmasi, Kamis (11/02/2021) pagi.

Sesuai zonasi, kata Bupati, pembagian di hari pertama diberikan kepada para pedagang kain dan pakaian yang akan menempati lantai 2.

“Rencananya proses pengundian ini akan dilakukan 3 hari kedepan. Di hari pertama pengundian dilakukan bagi pedagang yang berjualan pakaian dan kain. Mengingat pedagang Pasar Pon selama ini mayoritas berjualan kain dan pakaian,” imbuhnya.

Sebelum menerima undian, para pedagang diminta untuk menandatangani pakta integritas yang berisi siap berjualan sesuai zonasi, mematuhi protokol kesehatan, dan tidak memperjualbelikan hak menempati kios yang ditempati.

“Saya bagi langsung karena ketika pasca kebakaran kita langsung turun tangan dan membagi relokasi,” kata Bupati.

Bupati menyebut mekanisme ini sudah menjadi kesepakatan antara pemerintah dengan paguyuban pedagang Pasar Pon.

“Jadi memang sekarang tidak saya pasrahkan ke Kepala Dinas, karena saya ingin tau bahwa yang menempati itu betul-betul korban kebakaran Pasar Pon di tahun 2018 yang lalu,” jelasnya.

Setelah pembagian selesai, tahapan selanjutnya adalah memastikan kesiapan para pedagang untuk memenuhi protokol kesehatan.

Baca Juga: Hindari Kerumunan, Peresmian Pasar Pon Trenggalek Digelar Virtual

Termasuk pengelola pasar dalam hal ini Dinas Komindag terkait kesiapan keamanan, kebersihan, parkir, semuanya akan diapelkan untuk menyepakati SOP. Selain itu juga akan ditambahkan penanda untuk menunjang pelaksanaan protokol kesehatan.

“Kita juga akan melihat apakah zonasi di Kabupaten Trenggalek ini sudah mulai membaik atau melandai, jika dirasa aman nanti akan kita buka,” terang Mas Ipin, sapaan akrabnya.

Akan tetapi mengingat situasi saat ini maka akan diberlakukan pembatasan jam operasional pasar dan pembatasan jumlah pengunjung sehingga Pasar Pon tetap aman dari covid-19.

Perlu diketahui, poses pengundian dilaksanakan dengan mekanisme bergantian beberapa orang pedagang dan bertahap guna mematuhi protokol kesehatan tetap berjalan. (mil/syn)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *