Connect with us

Kabupaten Malang

Tiga Wilayah Di Kabupaten Malang di Pasang Bendera Zonasi Covid-19

Diterbitkan

||

Memontum Malang – Dalam rangka penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro, Forkopimda Kabupaten Malang melakukan pemasangan bendera sesuai zonasi tingkat Covid-19, di tiga wilayah di Kabupaten Malang. Secara sombolis, Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar dan Kodim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Yusub Dody Sandra, menyerahkan bendera untuk di pasang sesuai tingkat zonasi Covid-19 kepada sejumlah Muspika di tiga wilayah di Kabupaten Malang.

Tiga wilayah tersebut, diantaranya Kecamatan Kepanjen, Gondanglegi dan Kecamatan Lawang, pada Sabtu (13/02) tadi.

Bupati Malang, HM Sanusi, mengatakan bahwa pemasangan bendera merupakan inisiasi dari Polda Jawa Timur, sebagai upaya untuk untuk mendeteksi dan mencegah tersebarnya Covid-19 di Kabupaten Malang. Bendera akan dipasang di tiap-tiap desa, Rt, Rw selama penerapan PPKM Skala Mikro.

Masih menurut Sanusi, berdasarkan data yang ada, jumlah Rt yang masuk zona kuning di Kabupaten Malang, sebanyak 197 RT. Sedangkan untuk zona hijau sendiri sebanyak 11.126 Rt

Baca Juga : Forkopimda Malang Evaluasi PPKM Jilid I dan II serta Penerapan PPKM Skala Mikro

“PPKM Skala Mikro ini memang perlu peran Rt dan Rw yang lebih diutamakan, dalam mencegah penularan Covid-19. Semoga, melalui pencanangan bendera zonasi Covid-19 ini, dapat mengurangi dan virus Covid-19,” kata Sanusi.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, pun menegaskan kepada seluruh masyarakat untuk memahami betul terkait PPKM Skala Mikro. Di mana, penerapan harus melibatkan seluruh Rt, Rw dan desa di wilayah Kabupaten Malang.

Kapolres menambahkan, bahwa  ini adalah tugas kita bersama. Karenanya, mari saling menjaga agar zona yang saat ini hijau, tidak mengalami peningkatan. Pemasangkan bendera dalam rangka sosialisasi. Jangan sampai, bendera hijau berubah menjadi kuning. Sebaliknya, zona kuning harus bisa menjadi zona hijau.

“Mari bersama-sama kita laksanakan secara serius PPKM berbasis Mikro ini, dan untuk zona hijau bisa dilaksanakan sosialisasi dan penyemprotan secara rutin,” ungkapnya. (cw3/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *