Connect with us

Kabar Desa

Ontalan, Tradisi Masyarakat Lumajang Keturunan Madura

Diterbitkan

||

Memontum Lumajang – Ontalan adalah sebuah tradisi masyarakat Kabupaten Lumajang, Jawa Timur yang hingga kini masih dilestarikan. Tradisi ini telah turun temurun selalu dilakukan pada saat acara pertunangan atau perkawinan khususnya bagi masyarakat Suku Madura.

Seperti di Kampung Jatilan, Desa Tegal Randu, Kecamatan Klakah. Sebuah acara pertunangan dirumah salah seorang warga yang lagi ramai melakukan tradisi Ontalan, Sabtu (20/02) sore.

“Kita dari Desa Mlawang mas, bersama rombongan mengantar keluarga wanita ke rumah calon atau tunangan pria. Beberapa waktu lalu keponakan saya dilamar, jadi sekarang kita gantian kesini,” kata Karto.

Dia menceritakan, di Klakah sudah lazim setiap acara pertunangan ataupun pernikahan tradisi Ontalan selalu dilakukan. Hari ini ada acara pertunangan, yang menggunakan tradisi Ontalan. “Untuk itu tradisi ini perlu dilestarikan, karena tidak semua daerah ada. Ini warisan leluhur,” ungkap Karto.

Baca juga : Proses 14 Tahun, Lahirkan Buku Tentang Budaya Topeng Malang

Kata Ontalan dari bahasa Madura yang berarti melempar, dilakukan oleh sanak saudara dan handai taulan ketika pengantin atau tunangan wanita datang ke rumah si pria.

Pasca keluarga pria menyambut kedatangan rombongan keluarga wanita, dengan didahului dengan serah terima atau sambutan dari kedua belah pihak dan terkadang juga ada ceramah agama dari alim ulama. Setelah acara makan bersama kedua mempelai dipersilahkan untuk duduk berdua di kursi depan rumah atau teras.

Di depan kedua mempelai ditaruh sebuah nampan atau wadah. Pada saat itu semua kerabat dan handai taulan dari keluarga pria memberikan uang secara bergantian dengan menaruh pada sebuah wadah yang telah dipersiapkan. Bahkan ada yang menghias uang lalu mengalungkannya pada si wanita.

Setelah semua orang selesai melakukan Ontalan, uang tersebut dihitung ramai-ramai lalu dibungkus dan diberikan pada mempelai wanita. Acara tersebut sangat unik, maka bagi anda para wanita yang mendapatkan tunangan atau suami orang Lumajang. Jangan kaget jika nanti disambut dengan tradisi Ontalan. (adi/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *