Connect with us

Pemerintahan

Kota Malang Raih Plakat DID Pengelolaan Sampah di Peringatan HPSN

Diterbitkan

||

Kota Malang Raih Plakat DID Pengelolaan Sampah di Peringatan HPSN

Memontum Kota Malang Kota Malang berhasil menerima Plakat Dana Insentif Daerah (DID) pengelolaan sampah, untuk kali ke tiga.

Plakat sendiri, diserahkan secara virtual oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, melalui acara Puncak Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021.

Penerimaan diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Wahyu Setianto, di ruang kerja Wali Kota Malang, Senin (22/02).

Usai menerima plakat, pria yang akrab disapa Wahyu ini, mengatakan bahwa Kota Malang menjadi salah satu dari 13 kota/kabupaten yang menerima DID.

“Kebetulan di Hari Peduli Sampah Nasional, ada 13 kota atau kabupaten serta satu provinsi yang mendapatkan DID. Insyaallah, ini sudah yang ke tiga kalinya didapatkan oleh Kota Malang,” ungkapnya.

Baca Juga: DKM #SetahunTanpaSK, Ini Tanggapan Wali Kota Sutiaji

Berdasarkan keterangan Wahyu, berhasilnya menerima DID didasarkan pada penilaian kemampuan Kota Malang, dalam mengurai dan mengurangi sampah.

“Jadi seperti contoh, kan di Kota Malang itu kita ada Bank Sampah Malang (BSM). Seminggu yang lalu ada Komisi 4 DPR-RI bersama Ibu Dirjen ke Malang dan kita dapat apresiasi,” papar Wahyu.

Disampaikannya, Kota Malang beberapa tahun ini sudah berusaha memaksimalkan pengurangan sampah. Dimana artinya, semua sampah tidak langsung dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir), tetapi melalui proses penguraian terlebih dahulu.

“Kita akan urai sampah yang bisa diurai. Bahkan pemulung bisa menyetor barang yang mereka dapatkan di bank sampah. Dari bank sampah, diproses kemudian didaur ulang,” tambahnya.

Meski belum mengetahui besaran DID yang didapat, pihaknya berharap mau berapapun banyaknya mampu membiayai pembangunan di Kota Malang. Perihal penggunaan, juga akan diserahkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Berkaitan dengan inovasi pengelolaan sampah yang tengah dikembangkan saat ini, pria yang juga menjabat Plt Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) itu, menyatakan sedang konsentrasi untuk mengaktifkan sanitary landfill.

“Sementara saat ini kita lagi konsentrasi untuk mengaktifan sanitary landfill yang selama ini belum jalan. Kita bahkan sudah berusaha untuk memenuhi kebutuhan perangkat lunak maupun perangkat kerasnya,” tuturnya. (cw1/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *