Connect with us

Kota Malang

Bangkitkan UMKM Malang, 6 Ratus UKM dan IKM Terus Dilakukan Pembinaan Dekranasda

Diterbitkan

||

Memontum Kota Malang – Berbagai cara dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, sebagai upaya recovery sektor ekonomi. Terlebih, untuk pegiat industri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Malang.

Setidaknya, hal itu yang disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Malang, Widayati Sutiaji, Selasa (23/02) pagi. “Pandemi membuat sektor ekonomi menjadi terpuruk. Tapi di Kota Malang, kita tidak tinggal diam, ini saatnya kita merecovery,” ungkapnya.

Baginya, kehadiran Dekranasda harus mampu membuat recovery ekonomi berjalan dengan baik. Oleh karena itu, pihaknya memberikan berbagai pelatihan untuk memacu kreatifitas dan peningkatan skill masyarakat Kota Malang.

“Tugas kami Dekranasda, membuat recovery tersebut berjalan baik. Sehingga, ini akan terus kami adakan pelatihan-pelatihan,” tambahnya.

Baca Juga : Pasar Besar Akan Dirubah Jadi Pasar Modern yang Ramah Lingkungan

Berdasarkan penuturan istri Wali Kota Malang itu, saat ini pihaknya sudah memiliki showroom yang dinamakan Rumah Solusi.

“Alhamdulillah, kita juga sudah showroom, Rumah Solusi. Jadi kita bantu memasarkan produk dan kerajinan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Malang,” paparnya.

Bahkan, saat ini sudah ada sekitar 600 UKM dan IKM yang dirangkul oleh Dekranasda. Jumlah tersebut terdiri dari berbagai macam sektor kerajinan.

“Menurut pendataan, ada 600 sekian. Tapi kelihatannya ini masih banyak yang mati suri,” jelasnya.

Masih menurut wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), UMKM adalah jendela dan pioner yang digandrungi.

“Saya berharap agar masyarakat bisa membuat perusahaan sendiri melalui UMKM yang dikembangkankan. Masyarakat harus kreatif, karena saat persaingan lebih bebas. Kalau tidak kreatif pasti akan ketinggalan jaman,” papar Widayati. (cw1/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *