Connect with us

Hukum & Kriminal

Pria Kebonan Lumajang Dibacok, Karena Dianggap Beri Janji Palsu

Diterbitkan

||

Memontum Lumajang – Hati-hati dalam memberikan janji, karena jika salah, bisa jadi akan bernasib seperti Syafi’i (40) warga Desa Kebonan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang. Pria tersebut, menjadi sasaran aksi pembacokan oleh Dimas (25) warga Desa/Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.

Akibat kejadian yang berlangsung di Pos Kamling Dusun Saunah Rt 34 Rw15 Desa/Kecamatan Klakah, korban harus menjalani perawatan serius. Masalahnya, korban menderita luka di bagian tangan kanan dan paha kiri, karena sabetan Celurit.

Beruntung, usai kejadian pembacokan itu, Dimas langsung berhasil diamankan Resmob Satreskrim Polres Lumajang. Terhadap tersangka, kini masih dalam pemeriksaan anggota.

Baca juga : Cekcok Saat Sahur, Seorang Anak di Trenggalek Tega Bacok Bapak Sendiri

“Aksi tersebut berlangsung Senin (22/02), di Pos Kamling Dusun Saunah, Desa Klakah. Dugaan sementara, peristiwa dipicu karena janji yang tidak ditepati oleh korban kepada pelaku,” kata Kaursubbag Humas Polres Lumajang, Ipda Andreas Shinta, kepada memontum.com, Selasa (23/02) tadi.

Ditambahkan, sebelum penganiyaan berat itu terjadi, tersangka dan korban, ada perjanjian. Di mana, pelaku sebelumnya telah kehilangan dua unit motor. Sementara korban, menjanjikan akan menemukan dua kendaraan tersebut. Untuk biayanya, total sebesar Rp 5 juta.

“Dari janji itulah, diduga sampai terjadi tindak pidana penganiayaan berat. Pelaku tersinggung, karena janjinya tidak ditepati. Sementara korban, sudah diberikan uang untuk ganti BBM sebesar Rp 300 ribu. Sedangkan uang total Rp 5 juta, keterangan sementara pelaku, masih belum diberikan,” terang Kaursubbag Humas.

Masih menurut Shinta, pasca melakukan pembacokan, pelaku akhirnya menyerahkan diri kepada petugas Resmob Satreskrim Polres Lumajang. Dari kejadian itu, petugas juga berhasil mengamankan sebilah Clurit yang digunakan untuk melukai korban, 1 buah kaos warna kuning dan 1 buah celana jean warna biru dan celana yang digunakan pelaku pada saat melukai korban. (adi/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *