Connect with us

Kota Malang

Penyintas Belum Genap 3 Bulan Belum Bisa Terima Vaksin

Diterbitkan

||

Memontum Kota Malang – Vaksinasi tahap dua dimulai Rabu (24/02) yang menyasar petugas pelayan publik, memperbolehkan penyintas (adalah orang yang pernah terpapar virus corona atau pasien positif Covid-19 yang telah berhasil sembuh dari penyakitnya) mendapat vaksin. Namun ada persyaratan yang harus dipenuhi penyintas, seperti minimal harus sudah sembuh selama 3 bulan. Jika kurang dari 3 bulan, dipastikan penyintas gagal terima vaksin. Seperti yang terjadi di Puskesmas Arjuno, dimana terdapat peserta yang merupakan penyintas, namun gagal menerima vaksin.

“Tadi ada beberapa calon penerima yang tidak jadi divaksin. Karena mereka penyintas dan belum 3 bulan sembuh, kalau tidak salah ada yang masih 1 bulan. Jadi mau tidak mau vaksinasinya harus ditunda,” terang Kepala Puskesmas Arjuno, dr Ida Megawati.

Selain penyintas yang belum genap 3 bulan sembuh dari Covid-19, ada beberapa ASN yang gagal vaksin hari ini di Puskesmas Arjuno. Dikarenakan sedang program hamil (promil), maupun miliki tekanan darah tinggi.

“Hari ini total 49 yang hadir untuk vaksinasi. Tapi 20 tidak lolos screening di meja 2,” tambahnya.

Baca Juga : Sutiaji Perintahkan Fokus Tekan Angka Pengangguran Dalam Renja Disnaker PMPTSP

Padahal diakui dr Ida, pihaknya menargetkan bisa memvaksin 100 hingga 125 petugas pelayan publik hingga Jumat nanti. Pasalnya, sasaran vaksinasi Puskesmas Arjuno sebanyak 280 petugas pelayanan publik dari lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Malang di bagian Umum, Kesra, Hukum, Humas, Perekonomian dan Modal.

“Sebenarnya kami targetkan paling tidak hari ini harus 100 ya, besok 100, sisanya hari Jumat 80. Tapi juga tergantung dari mereka sendiri, mungkin ada yang sedang dinas luar atau jadwal padat,” imbuhnya.

Untuk vaksinator yang siap di Puskesmas Arjuno sebanyak 10 orang. Dimana 5 tenaga kesehatan (nakes) sudah ikuti pelatihan yang diberikan oleh Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes), sedangkan 5 lainnya mengikuti On Job Training (OJT).

“Jadi tahap pertama dulu pelatihan dari Bapelkes ada saya sebagai kepala puskesmas, koordinator imunisasi, 1 dokter, 1 perawat, dan 1 bidan. Kemudian 5 vaksinator lainnya itu kami melakukan OJT ya kepada teman-teman disini,” tambahnya.

Selain itu dirinya menuturkan bahwa meski biasanya jam pelayanan di Puskesmas Arjuno hanya sampai pukul 13.00 WIB, untuk periode vaksinasi ini akan buka hingga 14.00 WIB. (cw1/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *