Connect with us

Pemerintahan

Bupati Jombang Serahkan BLT-DD Simbolis di Desa Mayangan

Diterbitkan

||

Bupati Jombang Serahkan BLT-DD Simbolis di Desa Mayangan

Memontum Jombang – Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab melakukan penyerahan secara simbolis penerima BLT-DD di Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Kamis (25/02) tadi.

Pelaksanaan yang dikonsentrasikan di Kantor Desa Mayangan itu, turut hadir dalam pelaksanaan itu, Forkopimcam Jogoroto serta Forkopimda Kabupaten Jombang.

Bupati Jombang dalam sambutannya, menyampaikan semoga Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dapat dimanfaatkan dengan baik. Dana Desa Mayangan sendiri, mengalami peningkatan dari sebesar Rp 280 juta menjadi Rp 440,6 juta. Bantuan, akan diterima selama 12 bulan.

“Semoga penerima sudah sesuai dengan data serta tepat sasaran kepada masyarakat kurang mampu,” paparnya.

Dilanjutkan Bupati, kebijakan ini supaya masyarakat yang benar-benar tidak mampu, dibantu pemerintah dengan harapan masyarakat selalu di berikan kesehatan dalam pandemi Covid-19.

“Saya juga menghimbau, kepada masyarakat Desa Mayangan, bisa menjaga diri, menjaga keluarga, menjaga lingkungan serta menjaga negara,” ujarnya.

Ditambahkan, di Desa Mayangan masih ada satu orang warga yang terindikasi Covid-19 di salah satu Rt dan sudah melakukan isolasi.

Ada yang menarik di Desa Mayangan, saat menyampaikan laporan tentang kondisi wilayah sudah pakai sistem IT dan tidak lagi menggunakan sistem manual. “Saya berharap, ke depan semua desa bisa seperti Desa Mayangan,” papar Bupati.

Terkait vaksinasi Covid-19, Bupati menerangkan, mulai hari ini ASN dan beberapa staf mulai dilakukan vaksinasi. Dimulai dari Dinas Kominfo, kemudian juga rekan-rekan media. Ada 30 orang awak media, yang nantinya menerima vaksinasi pada hari ini.

“Jumlah keseluruhan penerima vaksinasi hari ini ada 100 orang. Besok (Jumat) akan diteruskan pemberian vaksinasi kepada tokoh agama, tokoh masyarakat kemudian selanjutnya dilanjutkan ke masing-masing puskesmas,” ujar Bupati.

Baca juga: Lantik Sembilan Kades Terpilih, Bupati Jombang Minta Kades Beradaptasi Penanganan Covid-19

Di tempat yang sama, Pj Kepala Desa Mayangan, Albarian Risto Gunarto, menyampaikan bahwa sesuai Intruksi Mendagri mengenai PPKM Mikro, Desa Mayangan ada 39 Posko PPKM Mikro.

Sementara masyarakat, juga sudah mengerti serta mau mematuhi karena kebetulan pembatasan Desa Mayangan berada di zona hijau. Jadi, tidak terlalu dibatasi. Namun, dengan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.

“Pada intinya, semua sudah terlaksana dengan baik, sampai dengan sekarang. Kami tidak ada mengeluarkan izin untuk melaksanakan hajatan serta kegiatan kerumunan. Karena, memang belum ada masyarakat yang melakukan hajatan. Masyarakat yang melanggar, juga dari pihak Pemerintahan Desa tidak akan di berikan sanksi karena memang menurut peraturan tidak ada sanksi, hanya sebatas teguran saja,” terang Risto.

Sementara itu terkait BLT-DD, masyarakat yang mendapatkan BLT-DD ada sebanyak 100 KPM berdasarkan kriteria tingkat kemiskinan serta janda Lansia sebesar Rp 300 ribu selama 12 bulan. Kebetulan, terjadi keterlambat pembagian di Januari, sehingga diberikan pada Februari.

“Harapannya, bantuan bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari karena sebagian besar penerimanya adalah janda Lansia yang memang tidak ada pekerjaan. Semoga bisa digunakan sebagaimana mestinya. Mekanisme laporan terkait pemberian bantuan oleh KPPN dilaporkan setiap bulan. Setelah ini, kami mengajukan pencairan untuk Februari,” papar Risto. (azl/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *