Connect with us

Probolinggo

Pelayanan Publik Probolinggo Divaksinasi Tahap I

Diterbitkan

||

Memontum Probolinggo – Sekitar 1800 petugas pelayan publik di lingkungan pemerintah dijadwalkan menerima vaksin tahap pertama, Yang berlangsung mulai hari ini 25 hingga 27 lusa. Bertempat di Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali Kota Probolinggo, Kamis (25/02).

“Jadi untuk sasaran OPD ini ditargetkan 1800 dan karena waktunya hanya 3 hari jadi kami targetkan sehari bisa 600 orang yang mendapatkan vaksin tahap pertama. Jadi ini memang kami rencanakan vaksin massal karena di puri kapasitasnya besar. Kami bagi menjadi 6 tim dan setiap tim ada 8 orang yang bertugas,” jelas Plt. Kepala Dinas Kesehatan P2KB, dr. NH Hidayati.

Pelaksanaan vaksin ini juga dipantau langsung oleh Wali Kota, Habib Hadi Zainal Abidin dan Forkopimda Kota Probolinggo. Nampak Wali Kota memeriksa langsung per meja dan para petugasnya ditanyai tentang vaksi di lingkungan pemerintahan, walikota berharap individu yang akan divaksin untuk jujur menjawab semua pertanyaan yang diberikan petugas.

Baca Juga : Pencanangan Gerakan Santri Bermasker oleh Kapolda Jatim, Disambut Antusias Muspida Probolinggo Kota

“Harus jujur ya, ada penyakit bawaan atau yang wanita lagi hamil, semua harus diungkapkan kepada petugas. Karena vaksin ini aman, saya juga divaksin kemarin tidak ada efek apa-apa, tapi kalau tidak jujur takutnya ada efek yang ditimbulkan,” pinta Habib Hadi.

Tampak hadir dalam acara tersebut yaitu Kepala Diskominfo Kota Probolinggo, Aman Suryaman. Dia mengatakan, bahwa vaksinasi merupakan program pemerintah yang harus diikuti oleh seluruh pegawai untuk melindungi diri kita bersama, apalagi ASN yang hampir setiap hari berhubungan dengan pelayanan publik sehingga perlu dilindungi dengan vaksin.

“Alhamdulillah saya lolos uji skrining. Saya harap semua untuk pegawai khususnya yang intern yaitu Diskominfo, harus siap melaksanakan vaksin karena ini untuk kebaikan bersama dan harus tetap melaksanakan protokol kesehatan,” tambah Aman.

Sementara itu sampai pada pukul 15.00 WIB sudah ada 500 pegawai yang sudah mendaftar dan mendapat nomor antrian untuk selanjutnya di verifikasi data, skrining kemudian penyuntikan vaksin. (geo/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *