Connect with us

Politik

Panggil OPD Mitra, Komisi 4 DPRD Trenggalek Minta Pembelajaran Tatap Muka Dilakukan

Diterbitkan

||

Panggil OPD Mitra, Komisi 4 DPRD Trenggalek Minta Pembelajaran Tatap Muka Dilakukan
RAKER: Rapat kerja Komisi 4 DPRD Trenggalek bersama Dinas Pendidikan, Kemenag dan Dinas Kesehatan.

Memontum Trenggalek – Komisi 4 DPRD Trenggalek memanggil Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dan Kemenag membahas persiapan pembelajaran secara tatap muka.

Mengingat Kabupaten Trenggalek saat ini sudah masuk dalam zona orange atau daerah dengan penyebaran Covid-19 sedang, maka pembelajaran tatap muka harus segera dilakukan.

“Hari ini kita memanggil Dinas Pendidikan yang menaungi sekolah-sekolah negeri dan juga Kemenag yang menaungi sekolah swasta untuk segera mempersiapkan pembelajaran tatap muka. Karena, seperti yang kita tahu hampir 1 tahun anak-anak tidak belajar disekolah. Dan ini nanti yang akan menjadi tantangan buat kita,” ungkap Ketua Komisi 4 DPRD Trenggalek, Mugiyanto saat dikonfirmasi usai rapat, Jum’at (26/02/2021) siang.

Baca: Pansus 1 DPRD Trenggalek Minta Pembangunan Industri Jangan Asal-asalan

Rencana pembelajaran tatap muka ini nantinya akan dilakukan pasca semua tenaga pengajar menjalani proses vaksinasi.

Komisi 4 juga meminta agar proses vaksinasi terhadap seluruh tenaga pengajar bisa dijadwalkan dalam waktu dekat.

“Tadi kita juga meminta agar Dinas Kesehatan segera menjadwalkan proses vaksinasi kepada semua tenaga pengajar yang ada di Trenggalek. Akan tetapi, itu semua akan dilakukan secara bertahap,” tegasnya.

Obeng sapaan akrabnya mencontohkan proses vaksinasi akan dimulai untuk tenaga pengajar di tingkat SMP, kemudian SD dan dilanjutkan PAUD/TK.

“Saya rasa semua tenaga pengajar sudah menjalani vaksinasi Covid-19, proses belajar mengajar tidak akan berdampak negatif bagi anak-anak. Namun, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang dianjurkan,” kata Mugiyanto.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek Totok Rudiyanto menuturkan jika kesiapan protokol kesehatan ditiap-tiap sekolah saat ini sudah hampir rampung.

“Untuk tingkat SMP, kesiapannya sudah 100 persen. Sedangkan untuk tingkat SD berjalan sekitar 90 persen,” terang Totok.

Tak hanya tingkat SMP dan SD, untuk PAUD/TK sampai saat ini masih dalam proses visitasi dari Satgas Covid-19. Meski begitu, ia menegaskan jika proses pembelajaran tatap muka belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.

Baca juga: Forkopimda Trenggalek Resmikan Desa Sukorejo Menjadi Kampung Tangguh Semeru

“Kita masih harus menunggu rekomendasi Satgas Covid-19 Kabupaten. Jika rekomendasi itu sudah turun, maka Dinas bisa segera memberlakukan pembelajaran tatap muka. Dengan syarat semua guru harus sudah menjalani vaksinasi,” imbuhnya.

Sesuai jadwal, proses vaksinasi untuk tenaga pengajar akan selesai bulan Juni mendatang. Jika semua guru sudah menjalani vaksinasi, maka sekolah diperbolehkan dibuka.

“Jika gurunya sudah divaksin, otomatis gurunya sehat. Dengan begitu pembelajaran tatap muka juga akan berjalan dengan baik,” pungkas Totok. (mil/syn)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *