Connect with us

Probolinggo

Dinsos Probolinggo Dirikan Dapur Umum dan Distribusikan Pasokan Makanan

Diterbitkan

||

Memontum Probolinggo – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo mendirikan dapur umum pasca banjir di tiga desa di Kecamatan Dringu yang merendam ribuan rumah milik warga.

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Pemkab Probolinggo, Ofie Agustin mengatakan, dapur umum tersebut untuk mendistribusikan pasokan makanan bagi para warga dilokasi banjir.

“Kita membuka dapur umum. Lokasinya di Kantor Kecamatan Dringu,” terang Ofie, Minggu (28/02).

Dalam sehari Dinas Sosial akan distribusikan nasi bungkus sebanyak 2 kali pada siang dan malam hari. Masing-masing 3 ribu bungkus. Pembagiannya 2 ribu bungkus di Desa Dringu dan seribu bungkus di Desa Kedungdalem.

Selain itu, petugas juga akan mendistribusikan pasokan makanan ke masing-masing rumah warga. “Nantinya kita yang menyediakan pasokan makanannya,” jelasnya.

Baca Juga : Warga di Tiga Kelurahan Kedupok Probolinggo Mulai Bersihkan Dampak Banjir, TNI dan Polri Turut Membantu

Diberitakan sebelumnya, Hujan yang mengguyur di wilayah Kabupaten Probolinggo itu selama lima jam, membuat ribuan rumah warga di tiga desa Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo terendam banjir. Tiga desa adalah Desa Dringu, Desa Kedungdalem dan Desa Tegalrejo.

Air mulai masuk kerumah warga sekitar pukul 21.48 WIB. membuat warga panik dan harus berusaha menyelamatkan barang-barang berharga.

Bahkan, warga yang sempat mendapat informasi kalau di hulu sungai Kedunggaleng mulai ada luapan air hujan, warga sudah menitipkan kendaraan roda empatnya ke desa sebelah juga ada yang tidak sempat mengamankannya.

Di desa Kedungdalem sendiri, ketinggian air mencapai 40 centimeter. Sedangkan di Desa Dringu, ketinggian air mencapai 150 centimeter atau dada orang dewasa.

Banyak pula pagar rumah warga rusak dan roboh akibat derasnya air sungai Kedunggaleng. Bahkan tanggul penghalang air di Desa Dringu jebol, sehingga air meluber kerumah warga. Saat ini banjir mulai surut dan para warga sedang melakukan bersih-bersih pasca air merendam rumah mereka. (geo/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *