Connect with us

Lumajang

Keren.. Bupati Lumajang Luncurkan Kartu Lumajang Mengaji untuk 6200 Guru

Diterbitkan

||

Memontum Lumajang – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, didampingi Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melaunching Kartu Lumajang Mengaji (KLM) di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Kamis (04/03) tadi. Dalam pelaksanaan itu, sebanyak 6.200 Kartu Lumajang Mengaji diberikan kepada para guru ngaji yang ada di Kabupaten Lumajang. Kartu Lumajang Mengaji tersebut, memiliki fungsi seperti kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan nantinya akan langsung ada tambahan saldo sebesar Rp 100 ribu, untuk setiap bulannya.

“Ini baru tahap awal, yang akan kita lakukan pemerataannya dahulu. Tujuannya, agar seluruh guru ngaji di Lumajang, bisa mendapatkan kartu ini. Saat ini, sudah 6.200 guru ngaji yang terdaftar sebagai penerima kartu,” terang Cak Thoriq.

Baca Juga : Dua Makam Kuno Tak Tersentuh Air Saat Banjir Besar Terjang Lumajang

Menurutnya, disamping sebagai identitas para guru ngaji, kartu tersebut juga dapat berfungsi sebagai alat untuk transaksi dalam menyalurkan honor kepada para guru ngaji. Dengan harapan, akan dapat tercipta rasa aman, nyaman dan transparan dalam penyaluran honor tersebut.

“Kami saat ini berkeinginan untuk menambah jumlah guru ngaji yang mendapatkan insentif dan nanti akan diberi Kartu Lumajang Mengaji. Ini merupakan bentuk perhatian dan penghormatan pemerintah kepada guru ngaji, karena guru ngaji banyak memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Cak Thoriq-sapaan akrab Bupati Lumajang, juga menegaskan bahwa dirinya atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, mengucapkan terima kasih kepada Direktur Utama Bank Jatim, yang telah bersedia bekerja sama dalam menciptakan Kartu Lumajang Mengaji.

“Ini juga atas kerja sama pemerintah Kabupaten Lumajang dengan Bank Jatim. Jadi, yang mengeluarkan Kartu Lumajang Mengaji ini adalah dari Bank Jatim,” terang Cak Thoriq.

Direktur Keuangan Bank Jatim, Ferdian Timur Satyagraha, menjelaskan bahwa adapun mekanisme pembagian Kartu Lumajang Mengaji nantinya akan dilakukan di setiap kecamatan, agar pembagian kartu bisa merata dan sesuai dengan data yang ada.

“Untuk pembagian kartu lumajang mengaji, akan dilakukan di tiap kecamatan, sesuai data yang ada,” ujar Ferdian. (adi/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *