Connect with us

SEKITAR KITA

Ratusan Gerakan Pemuda Ansor Kraksaan Bersihkan Lumpur Sisa Banjir Dringu Probolinggo

Diterbitkan

||

Ratusan Gerakan Pemuda Ansor Kraksaan Bersihkan Lumpur Sisa Banjir Dringu Probolinggo

Memontum Probolinggo – Ratusan anggota Gerakan Pemuda Ansor Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, membantu warga terdampak banjir di Kecamatan Dringu, Jumat (05/03) tadi.

Beberapa titik yang disasar, diantaranya membersihkan akses jalan warga yang masih tertutup lumpur tebal.

Keseluruhan anggota, juga disebar di sejumlah titik di Dusun Gandean hingga Dusun Krajan Bandaran, Desa Dringu Kecamatan Dringu.

Dengan menggunakan sekop, pacul dan karung glangsi, mereka langsung membersihkan material pasir dan lumpur sisa banjir luapan Sungai Kedunggaleng.

Selain akses jalan utama, jalan perkampungan dan gang-gang sempit, pun menjadi jujugan. Dimana, selama dua hari berturut-turut, lumpur memenuhi perkampungan warga.

“Kegiatan bersih-bersih sisa lumpur ini kami lakukan untuk mempermudah akses yang ada. Dimana sisa material masih menumpuk di akses jalan mereka. Sehingga bisa beraktifitas kembali dengan normal,” kata Ketua PC GP Ansor Kota Kraksaan, Taufiq.

Melalui kegiatan bersih-bersih sisa lumpur banjir ini, tambahnya, dirinya berharap bisa memperlancar bantuan dari relawan maupun pihak lain yang akan memberikan bantuan ke warga.

Sebab, seringkali bantuan itu hanya sampai di ujung gang atau dekat jalan raya, karena kendaraan roda dua atau roda empat, tidak dapat masuk karena terhalang ketebalan lumpur.

“Saya sempat dilapori oleh rekan-rekan di pos, sulitnya akses masuk ke kampung untuk mengantarkan bantuan makanan. Karena itu kami ada di sini, meringankan warga dengan membuka akses jalan mereka,” terang Taufiq.

BACA JUGA: Banjir Susulan Kembali Terjadi di Dua Desa Probolinggo, 10 Warga Harus Dievakuasi dengan Perahu Karet

Ketua Rt 03 Rw 02 Dusun Krajan Bandaran, Desa Dringu, Budiman, mengaku sangat bersyukur dengan aksi tersebut. Sebab, pasca banjir selama dua malam berturut-turut, fisik warga sudah sangat kelelahan.

Selain itu, warga fokus mengurus pertahanan rumah masing-masing. Dari potensi luapan susulan Sungai Kedunggaleng.

“Kami mewakili warga sangat berterima kasih atas bantuan dari pemuda Ansor ini. Karena memang tenaga kami sudah terkuras sejak terjangan banjir pertama. Kami pun tidak menyangka akan ada banjir susulan,” ungkapnya.

Selanjutnya, dari hasil bersih-bersih, tanah dimasukkan ke dalam karung lalu diangkut ke pinggir sungai.

Bersama warga setempat, tanah tersebut ditata dekat plengsengan yang rawan jebol. Memperkuat tanggul yang kondisinya sangat memperihatinkan.

Inisiasi bakti sosial pada wilayah terdampak bencana banjir ini juga merupakan seruan bagi masyarakat luas untuk peduli pada warga yang terdampak bencana.

Sebab bantuan tidak hanya berupa materi saja, melainkan banyak hal yang bisa dilakukan. Mulai dari bantuan logistik baju bersih, tempat tidur, obat-obatan dan lain sebagainya. (geo/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *