Connect with us

Pemerintahan

Bupati Lamongan Langsung Kebut Tiga Fokus Utama di 100 Hari Kerja

Diterbitkan

||

Bupati Lamongan Langsung Kebut Tiga Fokus Utama di 100 Hari Kerja

Memontum Lamongan – Fokus utama di program 100 hari kerja Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mulai digeber. Adalah fokus pada kebangkitan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang menjadi salah satu sasaran.

Menurut Bupati, banyak sekali UMKM yang tidak dapat berproduksi kembali, karena dampak akibat Covid-19. Karenanya, kebangkitan UMKM menjadi sangat penting di tengah pandemi yang telah melumpuhkan sektor perekonomian.

“Saya sedang fokus pada 100 hari kerja pertama. Dari beberapa program yang telah dicanangkan salah satu fokus utama yakni kebangkitan UMKM. Banyak sekali UMKM yang tidak dapat berproduksi kembali. Jikapun ada yang dapat produksi tapi tidak dapat menjualnya,” terang Bupati saat Musyawarah Kabupaten Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Muskab Kadin) Kabupaten Lamongan di salah satu hotel, Rabu (03/03) tadi.

Pencanangan ‘Ayo Beli Produk Lamongan’ yang terus digaungkan Bupati bertujuan untuk menaikkan kembali gairah pertumbuhan ekonomi mulai level terbawah.

“Ayo beli produk Lamongan, tuku peyek, tuku tape, gethuk, beli tas anyaman yang penting produk lokal. Mereka atau penjual sangat senang,” tuturnya.

BACA JUGA: Lamongan Sukses Penuhi Target SP Online 2020

Kehadiran Kadin sebagai mitra dagang ini diharapkan turut menggerakkan geliat ekonomi lokal. Sehingga terwujudnya sinergi bersama pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lamongan.

Ia juga menjelaskan, pentingnya konsistensi dalam menjaga kesinambungan untuk bisa menuju kejayaan. Sehingga, tercipta kesejahteraan masyarakat lahir dan batin.

Selain fokus pada bangkitkan UMKM, percepatan penanganan infrastruktur menjadi salah satu perhatian pada 100 hari kerja pertama kepemimpinan Yuhronur Efendi bersama Wabup.

“Dari 100 hari kerja itu, penanganan infrastruktur jalan akibat banjir juga menjadi fokus perhatian kita. Supaya kegiatan perekonomian dapat berkembang dengan baik. Infrastruktur ini tidak hanya pada perbaikan jalan rusak, tapi juga infrastruktur lainnya termasuk drainase pertanian. Termasuk juga penanganan banjir,” imbuh Bupati.

Fokus utama selanjutnya, yakni pelayanan pendidikan, evaluasi kualitas pendidikan terus dilakukan untuk mengontrol agar tidak terjadi penurunan akibat belajar di rumah.

Sementara pada pelayanan kesehatan, Yuhronur menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dan murah menyentuh masyarakat paling bawah. (kom/son/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *