Connect with us

Pemerintahan

Gubernur Jatim Hadiri Sertijab Bupati Malang dan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang

Diterbitkan

||

Gubernur Jatim Hadiri Sertijab Bupati Malang dan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang

Memontum Malang – Gubernur Jawa Timur, Hj Khofifah Indar Parawansa, hadir pada acara Serah Terima Jabatan Bupati Malang di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang, Senin (08/03) pagi.

Sertijab ditandai dengan prosesi penandatanganan memory sertijab Bupati Malang oleh Plh Bupati Malang, Wahyu Hidayat, yang sekaligus menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, dan dilanjutkan oleh Bupati Malang, HM Sanusi dan Wakil Bupati, Didik Gatot Subroto.

Moment ini, disaksikan langsung Gubernur Jatim serta Plt Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sodikul Amin, serta Wali Kota Batu dan Wali Kota Malang. Acara sendiri, dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPRD dengan Agenda Penyampaian Sambutan Bupati dan Gubernur Jawa Timur.

Kegiatan spesial ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Plt. Ketua dan Wakil Ketua beserta seluruh anggota DPRD Kabupaten Malang, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kepala Bakorwil III Provinsi Jawa Timur, Forkopimda Kabupaten Malang dan Kapolres Batu, Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Malang. Hadir pula Ketua KPU dan Bawaslu Kabupaten Malang.

Sedangkan, Rapat Paripurna ini dipimpin langsung Plt Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sodikul Amin. “Hari ini, di Kabupaten Malang, merupakan titik terakhir dari 17 Bupati / Wali Kota yang telah dilantik pada 26 Februari yang lalu. Tentunya, kita semua yang hadir memberikan doa, support, motivasi dan selamat bekerja pak Bupati dan Wabup. Mudah-mudahan seluruh niat mulia yang menjadi program visi misi akan mendapatkan kemudahan. Menjalankan tugas dengan baik dan memberikan manfaat yang besar. Hubungan antara Pemprov Jatim dan DPRD yang terbangun harmonis dan sangat baik, Insya Allah hubungan Pemkab Malang dan DPRD Kabupaten Malang juga mengikutinya. Terima kasih pak Plh. Bupati Malang yang sudah mengantarkan Kabupaten Malang melalui pelaksanaan Pilkada hingga sertijab Bupati Malang. Camat, Lurah dan Kepala Desa,” pesan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya.

BACA JUGA: Bupati Bersama Wakil dan TP PKK Peringati HPSN di TPA Wisata Edukasi Talangagung Kepanjen Malang

Bupati Malang, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa dirinya bersama Wabup memiliki visi yakni Terwujudnya Kabupaten Malang yang Bersatu, Berdaulat, Mandiri, Sejahtera dan Berkepribadian dengan Semangat Gotong Royong berdasarkan Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika.

Pihaknya bertekad membawa Kabupaten Malang menuju ‘Kabupaten Malang Makmur (Maju, Agamis, Kreatif, Mandiri, Unggul, dan Responsif)’.

Luas wilayah Kabupaten Malang mencapai 3.534,86 km2 atau 353.486 Ha, yang dihuni kurang lebih 2,6 juta jiwa dengan tingkat keragaman masyarakat yang juga sangat tinggi.

“Namun berdasar data yang ada, trend pembangunan di Kabupaten Malang yang dilaksanakan selama kurun waktu lima tahun terakhir, telah menunjukkan capaian yang positif. Walaupun harus kita akui, ada beberapa capaian di tahun 2020 yang masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu untuk segera kita selesaikan bersama-sama, dimana hal ini juga berkaitan dengan dampak yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19. Diantaranya: tingkat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Malang -2,68 persen, kunjungan wisatawan dalam tahun 2020 sebanyak 1.103.357 orang, dan persentase angka kemiskinan 10,15 persen,” jelasnya.

Meskipun demikian, Bupati dengan berbagai potensi sumber daya alam baik pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, budaya serta didukung sumber daya manusia yang kompeten, sebagaimana data yang tercatat, bahwa Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2020 meningkat sebesar 70,36 dan jumlah Desa Mandiri juga bertambah menjadi 51 Desa.

Berpijak pada kondisi tersebut, pihaknya berkomitmen dan percaya bahwa bersama masyarakat Kabupaten Malang akan mampu menciptakan kolaborasi, dan kerjasama yang baik, demi tercapainya pemulihan ekonomi daerah, menuju terwujudnya ‘Kabupaten Malang Makmur’.

“Dalam rangka mewujudkan Visi tersebut, pembangunan akan difokuskan tiga strategi umum ‘Trisakti Pembangunan’. Pertama, pembangunan SDM unggul. Dua, pembangunan reformasi birokrasi. Tiga, pembangunan daya saing daerah. Dimana pencapaian visi diwujudkan dalam misi ‘Pancacita pembangunan berkelanjutan’ pada periode 2021-2026,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyampaikan saat ini sudah ada beberapa investasi yang rencananya akan dilakukan di Kabupaten Malang, antara lain: pengembangan Integrated Agro Tech Centre (IATC) di Kecamatan Jabung oleh PT. BATARI.

Dimana IATC merupakan program terintegrasi yang bertujuan untuk membantu program Pemerintah utamanya terkait pemenuhan kebutuhan pangan di Indonesia.

Serta, Pengembangan Pariwisata Wilayah Malang selatan, pembangunan Jembatan Kaca di Desa Ngadas Kecamatan Poncokusumo, pembangunan Pabrik Ragi di Bululawang oleh PT. LESAFFRE SARI NUSA dari Perancis, Rumah Sehat dan Rumah Sakit bagi lansia yang ada di Kecamatan Wagir; dan pembangunan Hotel berbintang empat, yakni Grand Kanjuruhan dan Grand Miami di wilayah Kepanjen.

“Peran serta lembaga pendidikan tinggi dalam upaya pembangunan manusia di Kabupaten Malang juga diharapkan dapat diwujudkan dengan adanya rencana penambahan kampus sejumlah universitas ternama di wilayah Kabupaten Malang, diantaranya Universitas Brawijaya di Kepanjen, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim di Turen, dan Universitas Islam Malang di Karangploso, melengkapi Universitas yang sudah ada antara lain: Institut Teknologi Nasional di Karangploso, UNIRA di Kepanjen yang juga sedang dikembangkan di Kecamatan Ngajum, Institut Agama Islam Al-Qolam di Gondanglegi, STIKES Kepanjen dan STIKES Widya Cipta Husada,” harapnya.

Tak ketinggalan, saat di atas mimbar podium, Bupati juga akan terus berupaya mengoptimalkan keberadaan Koperasi dan UMKM, serta mendorong pemasaran berbagai produk unggulan yang ada di Kabupaten Malang. Oleh karena itu, dalam mewujudkan tujuan ini tentu diperlukan peran serta, kerja keras dan dukungan dari seluruh komponen yang ada di masyarakat.

Abah Sanusi juga bertekad siap mengemban amanah besar ini, dan akan terus berjuang meningkatkan kemampuan dengan mengoptimalkan segala sumberdaya yang ada untuk membawa Kabupaten Malang menuju Kabupaten Malang Makmur, dengan menerapkan 5K Budaya Kerja ASN Kabupaten Malang, ‘Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas, Kerja Tuntas dan Kerja Prestasi’. (sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *