Connect with us

Probolinggo

Komunitas Sanggar Senam Yoga Bagikan Ratusan Nasi Bungkus Kepada Warga Terdampak Banjir Probolinggo

Diterbitkan

||

Memontum Probolinggo – Komunitas anak muda Probolinggo yang tergabung dalam Komunitas Sanggar Senam Yoga dan Aerobic juga Sanggar Senam Amanah Kalisalam Dringu bergerak membantu korban dampak banjir di beberapa wilayah di Kecamatan Dringu 

Mereka membantu warga yang terdampak banjir di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Sebanyak lima ratus paket nasi bungkus didistribusikan ke warga terdampak yang tersebar di sejumlah lokasi, Selasa (09/03).

Komunitas Sanggar Senam Elizabet Kelas Ammy berharap, bantuan yang mereka berikan dapat membantu meringankan beban, korban dampak banjir yang melanda di sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo.

Banjir di Kecamatan Gending disebabkan karena intensitas hujan yang tinggi sehingga Kali Kedungrejo meluap.

Baca Juga : Dringu oh Dringu…Ribuan Rumah Kembali Terendam Banjir

Bantuan diserahkan langsung kepada warga terdampak banjir yang ada di Jalan Denjles Desa Kedungdalem melalui door to door langsung ke rumah-rumah.

Ketua komunitas, Ammy menyebut, pengadaan bantuan nasi bungkus itu melibatkan warga juga anggota senam di sekitar lokasi bencana. Diharapkan dengan cara itu dapat menggerakkan ekonomi masyarakat setempat. “Kita turut berduka dengan bencana ini. Semoga banjir cepat berlalu dan tidak datang lagi,” terangnya.

Pasca surut, kini banjir kembali terjadi di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo tadi malam. Banjir kali ini merupakan banjir susulan dan ketiga kalinya terjadi berturut-turut.

Menurut warga, terjangan banjir kali ini lebih besar dibanding pada hari kemarin yakni ketinggian mencapai 1,8 meter. Bahkan, sampah dan tanah lumpur juga menyertai banjir di dua desa tersebut.

Bahkan, ada 10 orang warga di Desa Dringu dievakusi menggunakan perahu karet oleh Shabara Polres Probolinggo. Selain itu, BPBD juga menerjunkan perahu untuk mengevakuasi korban banjir. Mereka yang dievakuasi, 1 orang lansia, 4 orang anak kecil serta beberapa orang ibu rumah tangga. (geo/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *