Connect with us

Pemerintahan

Gubernur Jatim Khofifah Kunjungi Lokasi Banjir dan Tempat Pengungsian Warga Probolinggo

Diterbitkan

||

Memontum Probolinggo – Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan ke lokasi banjir yang ada di desa kedungdalem Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Dalam kunjungannya itu Gubernur Jatim yang didampingi Bupati Probolinggo, Hj. Tantri Hasan Aminuddin menyerahkan bantuan kepada sejumlah warga yang terdampak banjir. Banjir kali ini sedikitnya merusak tujuh rumah warga.

Bantuan yang diberikan berupa sembako 100 paket, tambah gizi 60 paket, lauk pauk 60 paket, bronjong, glangsing serta handsinitizer, APD dan lainnya.

Selain melakukan kunjungannya ke lokasi banjir Gubernur Jatim, Khofifah juga menyempatkan diri meninjau dapur umum bagi pengungsi yang ada di Kecamatan Gending, Rabu (10/03) sore.

Sebagai upaya penyelamatan saat banjir, petugas gabungan TNI/Polri, BPBD dan unsur lainnya langsung melakukan evakuasi. Sasaran utama penyelamatan yakni para lansia dan balita yang tinggal di daerah terdampak banjir.

Baca Juga : Khawatir Banjir Susulan, Puluhan Warga di Dua Desa Probolinggo Pilih Bertahan di Pengungsian

Diinformasikan sebelumnya, pasca banjir yang menerjang ribuan rumah warga yang ada di Kecamatan Dringu, Wakil Bupati Probolinggo, Ahmad Timbul Prihanjoko turun langsung ke lokasi terdampak banjir. Pantauan di lokasi, Timbul turun ke lokasi banjir serta berdiskusi langsung bersama warga.

“Saya berharap tak hanya menjadi urusan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten, tapi Provinsi maupun Nasional. Kami tidak mampu menangani masalah banjir ini, karena sungainya juga besar,” harap Timbul.

Menurut Timbul penanganan banjir harus antar lembaga, tak hanya urusan Pemda. Semuanya mesti terlibat, lantaran dikhawatirkan adanya pengalihan fungsi lahan oleh warga. Ini perlu analisa yang mendalam.

Yang penting masyarakat bisa tenang, bisa menghadapi ini, dan kami dari Pemerintah Daerah berusaha semaksimal mungkin, memberikan pelayanan yang dibutuhkan,” katanya. (geo/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *