Connect with us

Lumajang

Didirikan oleh Tokoh Lumajang, Bupati Berharap Beladiri PO Menjadi Pendidikan Ekstrakulikuler Sekolah

Diterbitkan

||

Memontum Lumajang – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq berharap, agar beladiri Pencak Organisasi (PO) dapat berkembang lebih masif di Kabupaten Lumajang, seperti halnya dengan cara menjadikan PO sebagai ekstrakulikuler di setiap sekolah-sekolah.

“PO ini asli didirikan oleh tokoh perjuangan yang lahir dari Lumajang, Saya harap PO ini bisa betul-betul masif di Lumajang, yakni dengan merekomendasikan sebagai ekstrakulikuler di sekolah-sekolah yang ada di Lumajang,” ungkap Thoriqul Haq pasca membuka Musyawarah dan Rapat Kerja Nasional Perguruan Silat Seni Bela Diri PO, di Aula Badan Kepegawaian Daerah Lumajang, Sabtu (13/03) tadi.

Bahkan, Thoriqul Haq, akan mengusulkan pendiri Perguruan Silat Pencak Organisasi (PO) Mayjend Imam Suja’i menjadi tokoh pahlawan nasional.

Baca Juga : Kukuhkan Paguyuban Pecinta Kuda, Bunda Indah Berharap Banyak Sekolah di Lumajang Mengadakan Olah Raga Berkuda

“Tentu untuk mengawalinya adalah pemerintah, karena ide maupun gagasan untuk mengusulkan Mayjend Imam Suja’i menjadi tokoh pahlawan nasional, tentu berdasarkan langkah-langkah maupun fakta sejarah, yang betul-betul nyata menjadi bagian perjuangan nasional kemerdekaan Indonesia,” ujar Cak Thoriq, panggilan akrab orang nomor satu di Pemkab Lumajang ini.

Dirinya menjelaskan, dalam usulan tersebut, pihaknya masih perlu melakukan paparan terkait alasan dijadikannya Mayjend Imam Suja’i sebagai salah satu tokoh pahlawan nasional, baik berkenaan dengan catatan perjuangan, sejarah maupun fakta lainnya.

Sebab, hal tersebut diakuinya juga perlu ada dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Nanti, akan ada paparan berkenaan dengan kenapa ini diusulkan menjadi pahlawan nasional, berikut juga catatan perjuangan sejarahnya.

“Itu menjadi langkah yang akan kita teruskan, sehingga harapannya, Mayjend Imam Suja’i menjadi pahlawan nasional betul-betul nyata hadir untuk masyarakat Lumajang,” harap Cak Thoriq.

Pencak Organisasi yang telah didirikan di Lumajang sejak 1927 itu, hingga saat ini telah berkembang pesat di beberapa Provinsi di Indonesia, diantaranya Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ambon Maluku, Bekasi Jawa Barat, Jawa Timur serta beberapa provinsi lainnya. (adi/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *