Connect with us

Hukum & Kriminal

Dendam Asmara Warga Bodang Lumajang Berujung Pembacokan

Diterbitkan

||

Memontum Lumajang – Peristiwa berdarah kembali terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang. Adalah Sariono (47) warga Dusun Tunjung, Desa Bodang, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, yang harus menjalani perawatan serius di RS dr Haryoto, akibat mengalami luka bacok di lengan kiri dan kepala.

Korban diduga kuat dibacok oleh Kholim (53) warga Dusun Tunjung, yang tidak lain adalah tetangganya sendiri. Sementara Kholim, kini sudah diamankan petugas Polsek setempat, sesaat usai kejadian.

Kaursubbag Humas Polres Lumajang, Ipda Andreas Shinta, menjelaskan bahwa peristiwa berdarah itu berlangsung pada Minggu (14/03) sekitar pukul 09.45. Kejadian sendiri, berlangsung di Jalan Raya Desa Bidang.

“Dari kejadian itu, petugas berhasil mengamankan sebilah parang, yang digunakan untuk membacok korban. Lalu, sarana motor milik pelaku,” terang Kaursubbag Humas.

Baca Juga : Perjuangan Pembuat Gula Nira Kelapa Lumajang di Tengah Pandemi dan Terjangan Rafinasi

Lantas, bagaimana kejadian sendiri ? Ipda Andreas Shinta mengurai, menurut keterangan sementara pelaku, peristiwa bermula ketika dirinya mengendarai sepeda motor Nopol DK 6313 CX dari arah Barat ke Timur. Sesampai di TKP atau Jalan Raya Dusun Tanjung, pelaku saat itu hendak memasuki halaman rumahnya, secara tiba-tiba dilempar batu oleh korban. Sehingga, pelaku pun terjatuh dari sepeda motornya.

“Dalam kondisi terjatuh, korban akan memukul pelaku. Namun, pelaku berhasil menangkis pukulan korban dengan parang yang dibawanya. Sehingga, mengenai tangan korban sebelah kiri. Dari peristiwa itu, pelaku marah dan membacok korban yg mengenai tangan lengan kiri serta bagian kepala belakang,” terangnya.

Disinggung mengenai motif korban, dirinya menjelaskan, berdasarkan keterangan pelaku, ada dugaan korban masih menyimpan dendam lama karena cemburu, akibat pelaku pernah menyukai istrinya.

“Diduga, motif dari pada kejadian tersebut adalah pelaku pernah dekat atau menyukai istri korban beberapa tahun silam. Sehingga, korban masih menyimpan dendam lama karena cemburu. Korban dan pelaku, merupakan tetangga dekat dimana rumah keduanya berdampingan,” terangnya. (adi/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *