Connect with us

Hukum & Kriminal

SPBU Bumiayu Terbakar, Sedikitnya Satu Unit Kendaraan Hangus Terbakar

Diterbitkan

||

SPBU Bumiayu Terbakar, Sedikitnya Satu Unit Kendaraan Hangus Terbakar

Memontum Kota Malang – Kebakaran hebat terjadi di SPBU Buring-Bumiayu atau Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (18/03) malam.

Akibat kejadian itu, sedikitnya satu unit kendaraan roda empat jenis mikrolet, ludes terbakar. Bahkan, pompa pengisian nomor 2 SPBU, pun turut mengobarkan api.

Akibat kejadian itu, kontan membuat petugas SPBU, kalang kabut. Bahkan, besarnya api membuat warga yang melintas turut takut serta mengabadikan kejadian. Api sendiri, baru berhasil dipadamkan, setelah petugas PMK, turut mengamankan lokasi bersama petugas.

Baca juga: Ditinggal Pergi Saat Memasak Air, Rumah Kos Terbakar

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Teguh Budi Wibowo, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan identifikasi.

“Informasi awal yang kami terima, kejadian berlangsung sekitar pukul 21.00. Penyebabnya, diinformasikan dari mobil mikrolet. Namun, untuk kepastiannya kami masih identifikasi dan melakukan pendataan,” ujar Teguh saat dikonfirmasi Memontum.com.

Dugaan mengarah pada mikrolet, tambahnya, karena di pompa nomor 2, ada kendaraan itu. Hanya saja, dirinya masih belum berani memastikan. “Tahu-tahu api langsung membakar di pompa nomor 2. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian belakang sebuah mobil pikup,” tambah Teguh.

Total ada enam unit mobil pemadam dengan 35 personil yang datang melakukan pemadaman. Besarnya kobaran api, juga nyaris merembet ke pompa pengisian di nomor 3.

“Tadi sebelum api merembet ke pompa nomor 3, api sudah berhasil dipadamkan. Di bagian pompa nomor 3, hanya bagian atapnya saja yang terbakar. Saat ini kami masih stanby di lokasi untuk memastikan tidak ada kebakaran susulan. Saat ini kami masih melakukan pendataan,” tambah Teguh.

Kapolsek Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kebakaran diduga kuat berasal dari mobil mikrolet.

“Mikrolet awalnya mengisi di pompa nomor 4. Mikrolet mengisi pertalite senilai Rp 300 ribu. Selanjutnya, saat akan keluar SPBU, tiba-tiba api langsung membesar. Akibatnya, sopir berlari keluar.
Sementara mobilnya, berjalan sendiri dan berhenti di pompa nomor 2. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, mengenai kejadian ini,” ujar Kompol Yusuf. (gie/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *