Connect with us

Lumajang

Wakil Bupati Lumajang Pertanyakan Masalah Pupuk dan Pansela pada Wakil DPR RI

Diterbitkan

||

Memontum Lumajang – Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyambut kunjungan kerja Wakil DRP RI, Rachmat Gobel di Peringgitan Pendopo Kabupaten Lumajang, Jumat (19/03).

Dalam kesempatan itu, Wabup menyampaikan beberapa permasalahan dan usulan untuk pembangunan Kabupaten Lumajang, salah satunya terkait permasalahan pendistribusian pupuk. Wabup menyebut pupuk selalu menjadi permasalahan para petani saat musim tanam, kesulitan mendapatkan pupuk utamanya yang subsidi menjadi keluhan petani hampir di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang.

“Permasalahan pupuk, itu terus terang masih menjadi curhatan para petani. Sementara penggunaan pupuk organik harus membutuhkan banyak waktu, karena tanah sudah lama menggunakan pupuk kimia,” ungkapnya.

Baca Juga : Pemda Lumajang akan Bangun Mall Pelayanan Publik di Area Perpustakaan Umum

Kemudian Wabup juga menanyakan kelanjutan proyek pembangunan jalur lintas selatan yang saat ini disebut jalur pantai selatan (pansela) yang sampai saat ini belum rampung. Selain itu, Wabup juga menyinggung soal rencana pembangunan jalan Tol Lumajang-Probolinggo. Wabup yang akrab disapa Bunda Indah itu menyebut adanya Tol Lumajang-Probolinggo akan mampu mengurai kemacetan yang terjadi jalur utara.

Menanggapi beberapa masukan yang disampaikan tersebut, Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel meminta nantinya usulan tersebut disampaikan melalui surat, sehingga sebagai wakil rakyat dirinya bisa menindaklanjuti ke kementerian terkait.

“Kalau ibu berkenan, nanti surati ke saya. Sebagai wakil rakyat, sudah seharusnya mendorong percepatan pembangunan, nanti saya tindak lanjuti ke kementerian terkait,” terangnya.

Sementara terkait permasalahan pupuk, dirinya sudah mempunyai beberapa alternatif salah satunya melalui pengaktifan koperasi petani yang nantinya menyediakan seluruh kebutuhan para petani dengan kualitas yang baik.

“Nanti kita dorong pertanian melalui koperasi, termasuk urusan pasca panen, pupuknya dan bibitnya agar semua berkualitas,” kata Rachmat Gobel. (kom/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *