Connect with us

Lumajang

Awas… Jalan Nasional Probolinggo – Lumajang – Turen Berlubang dan Bergelombang

Diterbitkan

||

Memontum Lumajang – Akses jalan nasional kelas II yang bergelombang dan berlubang di sepanjang Turen (Kabupaten Malang, red) – Piket nol (Lumajang) hingga Probolinggo, menuai keluhan pemakai jalan. Masalahnya, meski terbilang baru dibenahi, nyatanya masih ditemui jalan yang mengalami kerusakan.

Sebagaimana yang dikeluhkan Qodim, pemakai jalan dengan menggunakan sepeda motor, kepada memontum.com. Akses jalan dari Lumajang via Malang, harus ekstra hati-hati, karena banyak jalan rusak.

Baca Juga : Pemerintah Gelontorkan Rp 78 M, Pelebaran Jalan Probolinggo-Lumajang hingga Turen

“Jika kita dari Probolinggo menuju Malang lewat Lumajang (piket nol, red), kita harus ekstra hati-hati. Karena, banyak ditemui badan jalan yang rusak. Banyak lubang dan ini sudah lama. Kalau tidak hati-hati, pengendara motor bisa terjatuh,” ungkap Qodim, Kamis (25/03) tadi.

Selain kondisi jalan yang rusak, menurutnya kondisi itu masih diperparah dengan ruas jalan yang licin, berkelok dan rawan longsor. Apalagi, saat curah hujan meninggi.

“Jika hujan, pengendara harus ekstra hati-hati agar tidak terperosok. Karena lubang jalan, secara otomatis tidak kelihatan karena terkena luapan air. Terutama, seperti saat melintas di Jembatan Grobogan Kedungjajang,” ujarnya.

Hal senada, juga disampaikan Jono, pengemudi roda empat. Pria yang berprofesi sebagai pedagang makanan ringan (Snack, red) tersebut, hampir setiap hari melewati jalan nasional untuk mengirim barang dagangannya pada pelanggan. Terkait kerusakan, dirinya berharap agar ada perbaikan.

“Terkadang saya sulit memilih jalan, karena jalan yang mau dilewati rusak. Mudah-mudahan, segera diperbaiki. Apalagi, sekarang musim hujan juga,” terangnya. (adi/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *