Connect with us

SEKITAR KITA

Munculnya Buaya di Selokan Resahkan Warga Kota Malang

Diterbitkan

||

Munculnya Buaya di Selokan Resahkan Warga Kota Malang
Di selokan inilah buaya tersebut terlihat. (ist)

Memontum Kota Malang – Sesosok hewan berukuran besar menyerupai buaya terekam kamera sedang berjalan di selokan saluran air di kawasan Taman Agung Atas 25 RT07/RW09, Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Video 4 detik penampakan buaya itu membuat warga cukup resah.

Bahkan pada Jumat (26/3/2021) pukul 11.30, beberapa warga sekitar yang hendak berangkat Shalat Jumat merasa was-was.

Baca juga: Eksis Nogel, Masuk Bui Polsek Sukun

Tubuh bagian punggung bersisik gerigi diperkirakan panjang lebih dari 3 meter. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke PMK Kota Malang pukul 16.00.

Sebanyak 8 personel PMK datangi lokasi melakukan pencarian. Namun karena hujan deras dan adanya durasi waktu yang lama saat hewan tersebut terlihat. Petugas belum berhasil menemukan buaya tersebut.

“Ada durasi waktu yang cukup lama saat hewan tersebut terlihat dan waktu laporan kepada kami. Terlihat pukul 11.30 dan dilaporkan sekitar pukul 16.00. Apalagi saat pencarian sedang hujan deras,” ujar Kepala UPT PMK Kota Malang Tehuh Budi Wibawa.

Pihaknya belum memastikan apakah hewan tersebut buaya ataukah biawak bertubuh besar. “Kami belum memastikan. Namun jika hewan tersebut kembali terlihat, langsung saja laporkan kepada kami. Kapanpun kami siap,” ujar Teguh.

Video penampakan yang diduga buaya.

Di kawasan Taman Agung Atas, buaya ini tidak hanya sekali terlihat, namun sudah beberapa kali. Yakni keluarnya pukul 11.30 hingga pukul 12.00.

Menurut keterangan Citra Wulandari warga sekitar, bahwa buaya itu pertama kali terlihat pada Senin (22/3/2021) siang.

“Saya melihatnya Senin kemarin. Hewan itu berjalan di selokan meniju arah keluar perumahan. Saya sempat takut hingga memanggil warga, namun hewan tersebut sudah menghilang. Kami ingin hewan itu bisa segera tertangkap. Karena membuat resah, disini banyak anak kecil. Kami takut kalau terjadi apa-apa,” ujar Citra.

Sedangkan saksi yang melihat buaya pada Jumat (26/3/2021) yakni Mikail Nathan (13) yang saat itu hendak Shalat Jumat. Kakaknya berhasil merekam penampakan buaya itu meskipun durasinya hanya 4 detik. Tampak lebar badan buaya itu hampir memenuhi selokan berukuran 50 centimeter.

“Suaranya kresek-kresek. Saya melihat warnanya gelap karena tercampur lumpur. Ada gerigi di punggungnya menyerupai buaya. Badannya besar memenuhi got dan berjalan meliuk,” ujar Mikail.

Sumardianto, bendahara RT lingkungan setempat-pun khawatir jika hewan itu berbahaya. Pasalnya, di sekitar lingkungan banyak anak kecil kadang bermain di jalan. Terlebih bila bola lalu masuk saluran air. “Kami sangat kuatir. Semoga bisa segera ditemukan,” ujarnya. (gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *