Connect with us

Hukum & Kriminal

Hati-hati…Jelang Ramadhan Tren Pencurian Sapi Lumajang Biasa Naik

Diterbitkan

||

Hati-hati…Jelang Ramadhan Tren Pencurian Sapi Lumajang Biasa Naik

Memontum Lumajang – Menjelang bulan Suci Ramadhan, tren pencurian sapi (Curwan) di Kabupaten Lumajang, biasa mengalami kenaikan alias marak. Kondisi itu, kontan perlu antisipasi dan pengawasan ekstra, yang itu tidak hanya dari aparat kepolisian, namun juga warga masyarakat.

Seperti kejadian yang berlangsung di Dusun Cabean Rt 047 Rw 06, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro-Lumajang. Mbok Giyem (65), nyaris harus merelakan Sapi Limosin betina warna bulu Merah peliharaannya, akibat dijadikan sasaran aksi kawanan pelaku Curwan yang biasa beraksi lebih satu orang.

Baca juga: Awas, Kawanan Curwan Mulai Mengobok-obok Lumajang. Dua Sapi di Satu Kandang Amblas dalam Semalam

Kapolsek Candipuro, AKP Sajito, ketika dikonfirmasi memontum.com mengenai kejadian tersebut, membenarkan hal itu. Sapi korban yang awalnya sudah berhasil dibawa kabur kawanan pelaku, akhirnya berhasil ditemu kembali, sesaat setelah dilakukan pencarian bersama petugas dan warga dusun.

“Sapi korban dini hari itu hilang dari kandanganya. Setelah dilakukan pencarian bersama petugas dan warga, sapi tersebut berhasil ditemukan di kebun warga,” kata Kapolsek Candipuro, Minggu (28/03) tadi.

Ditambahkan Kapolsek, aksi pencurian yang dialami korban, diterima pihaknya dari warga, pada Sabtu (27/03) sekitar pukul 07.00. Dari informasi awal itu, langsung melakukan pengecekan ke TKP bersama perangkat desa setempat dan Satgas Keamanan Desa (SKD) untuk melakukan pencarian.

“Kejadian ini oleh korban tidak dilaporkan. Polsek sendiri turun bersama warga dan perangkat. Dari bekas kaki sapi yang ditemukan di sekitar TKP, sapi tersebut akhirnya berhasil ditemukan di kebun tebu dekat Pasar Patok Pasirian dan kemudian sapi tersebut dibawa kembali ke kandang milik korban,” terangnya.

Terkait dengan aksi pencurian sendiri, Kapolsek menambahkan, terakhir korban mengetahui sapinya sekitar pukul 01.00. Seusai Subuh, korban yang akan memberikan makan, terkejut mendapati sapinya sudah hilang dari kandang.

Dibantu warga, tetangga dan perangkat, melakukan upaya pencarian sendiri. “Setelah dilakukan pencarian bersama-sama, akhirnya bisa ditemukan,” lanjutnya. (adi/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *