Connect with us

Pemerintahan

Wali Kota Probolinggo Saksikan Pemutaran Film ‘Jejak Langkah 2 Ulama’

Diterbitkan

||

Wali Kota Probolinggo Saksikan Pemutaran Film ‘Jejak Langkah 2 Ulama’

Memontum Probolinggo – Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin, Ikut menyaksikan pemutaran film ‘Jejak Langkah 2 Ulama’ dalam Peringatan Hari Film Nasional 2021, di Gedung Graha Ahmad Dahlan, Sabtu (03/04).

Hadir pula Wakapolres Probolinggo Kota M. Khoiril, Ketua FKUB Kota Probolinggo Ali Muhtar, tokoh lintas agama dari Musyawarah Antar Gereja, Maria Bunda Karamel Paroki, Parisada Hindu Dharma, dan Tempat Ibadat Tri Dharma. Juga Rektor UMM Doktor Fauzan, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Masfuk, Ketua Umum PD Nasyi’ah, Ketua Umum PD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dan Ketua Umum PD Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Probolinggo.

Film Jejak Langkah 2 Ulama ini diinisiasi oleh Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama Pondok Pesantren Tebuireng.

Film berdurasi kurang lebih 3 jam itu menceritakan kisah nyata tentang perjuangan dua ulama besar di Nusantara, yakni pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan dan pendiri Nahdlatul Ulama KH. Hasyim Asy’ari dalam memperjuangkan tegaknya agama Islam di Indonesia.

Selain pemutaran film juga dilakukan penandatanganan plakat gerakan bersama mendukung film berkualitas sebagai rangkaian Hari Film Nasional 2021.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Masfuk mengucapkan, terima kasih pada Rektor UMM Doktor Fauzan. Masfuk menyatakan, siap mendukung dan berkolaborasi terkait program-program yang ada di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

“Ini merupakan motivasi tersendiri bagi kami adanya kebersamaan terus bersinergi membawa manfaat organisasi pemuda Muhammadiyah di Kota Probolinggo,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Habib Hadi mengapresiasi film ini. Dirinya berharap generasi muda dapat meneruskan perjuangan kedua tokoh besar yang ada di film ini.

“Sangat luar biasa pada nilai atau karakter kedua tokoh ini. Mudah-mudahan dengan adanya penayangan film ini bisa memetik karakter keistiqomahan, ketekunan, persatuan, gotong royong, kebersamaan yang mulai luntur di era saat ini,” harapnya. (geo/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *