Connect with us

Kota Malang

Ramaikan HUT, Astra Citra Perupa Malang Gelar Pameran di DPRD

Diterbitkan

||

Memontum Kota Malang – 34 seniman yang tergabung dalam Astra Citra Perupa Malang tak ingin ketinggalan memeriahkan HUT ke 107 Kota Malang. Para perupa ini menggelar pameran seni rupa bertajuk ‘Art From HUT 107th Kota Malang’ di lobi Gedung DPRD hingga 12 April 2021 mendatang.

Ketua pelaksana, Bambang Randika Santoso, mengatakan bahwa event ini adalah agenda tahunan. “Dan tahun ini adalah gelaran ke 6 kami, dilaksanakan dalam rangka HUT ke 107 Kota Malang. Kami menampilkan kurang lebih ada 65 lukisan,” ungkapnya, Sabtu (10/04).

Baca Juga :

Lukisan tersebut tak hanya berasal dari seniman lukis Kota Malang. Namun ada juga dari Kota Batu, Kabupaten Malang, Kota Blitar, Kota Kediri, hingga Kota Mojokerto. Lukisan diberi patokan harga beragam, mulai Rp2 juta hingga Rp20 juta. Namun pengunjung yang ingin membeli tetap bisa melakukan nego harga.

Pria paruh baya yang akrab disapa si mbah itu berharap dengan adanya pameran, tak hanya sebagai ajang menunjukkan eksistensi perupa. Namun juga menampung apresiasi.

“Kita selalu berusaha supaya seniman seni rupa tetap eksis. Karena pelukis itu memang kerjanya melukis, jadi cari makan juga dari lukisan. Oleh karena itu, selain menampung apresiasi, kami juga tidak menolak kemungkinan terjadinya transaksi,” ujarnya.

Si mbah juga berharap para seniman, khususnya di bidang seni lukis bisa terus diperhatikan oleh pemerintah. Salah satunya dengan diperbolehkannya Gedung DPRD Kota Malang sebagai tempat menghelat pameran.

“Kami sangat berterima kasih kepada DPRD Kota Malang, karena telah memfasilitasi kami untuk bisa menggelar pameran tiap tahun disini. Fasilitasi seperti ini sangat membantu kami, terutama saat pandemi seperti saat ini, agar para seniman tetap produktif,” imbuhnya.

Disamping itu, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, menyatakan bahwa pihaknya turut mengapresiasi acara pameran tersebut. Selain agar para seniman tetap produktif berkarya, menurut politisi PDI-Perjuangan ini, gedung DPRD merupakan gedung rakyat.

“Jadi siapapun boleh menggunakan aula atau lobi kantor ini, selama kegiatan itu positif,” ujar Ketua DPRD. (mus/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *