Connect with us

Pendidikan

Wabup Lumajang Terima Kunjungan Ketua Prodi UM

Diterbitkan

||

Wabup Lumajang Terima Kunjungan Ketua Prodi UM

Memontum LumajangPendidikan merupakan faktor utama dalam pembangunan daerah. Hal itu, disampaikan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat menerima kunjungan Ketua Prodi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Universitas Negeri Malang (UM), Dr Ishak Maulana, M.Pd di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (12/04) tadi.

“Saya dan Pak Bupati ingin membuka mata bahwa pendidikan adalah salah satu faktor utama untuk membangun daerah, maka tidak ada kata terlambat bagi kami, munculah Gempita Desa,” ujarnya.

Baca juga:

Bunda Indah menjelaskan, bahwa Kabupaten Lumajang saat ini tengah semangat menggencarkan pendidikan kesetaraan melalui Program Gempita Desa (Gerakan Membangun Pendidikan Kesetaraan Berbasis Desa).

Program ini, dilakukan berbasis desa agar ada sebuah gerakan dari bawah untuk kembali membangkitkan pendidikan kesetaraan yang selama ini bersifat Top-Down yang dirasa kurang maksimal.

“Maka ini kita angkat supaya pemerintah desa punya semangat dan sebuah gerakan, karena kami menganggap suatu program tidak berhasil kalau tidak melalui sebuah gerakan, apakah pemerintah desanya, tokoh masyarakatnya, tokoh agamanya,” jelas Bunda Indah.

Program Gempita Desa dilakukan Pemerintah Kabupaten Lumajang, juga untuk mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Wabup menegaskan, bahwa IPM menjadi poin utama pembangunan di suatu wilayah.

“Karena IPM bagi kita di pemerintah adalah poin utama, modal dasar pembangunan itu adalah indeks pembangunan manusia, sebuah wilayah ketika akan membangun apakah pemerintahan, infrastruktur maupun politiknya kalau tidak didorong kualitas SDMnya tidak akan maksimal,” ujarnya.

Ketua Prodi, Dr Ishak, mengapresiasi semangat Kabupaten Lumajang dalam mendorong pendidikan kesetaraan. Dirinya menyampaikan bahwa pihaknya siap mendampingi agar pendidikan kesetaraan di Lumajang semakin maksimal.

“Di sebagian daerah di kabupaten lain sepertinya kurang semangat untuk menangani pendidikan kesetaraan, tetapi Lumajang luar biasa semangat dengan Gempita Desanya,” ujarnya. (adi/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *