Connect with us

Pendidikan

Jelang Uji Coba Sekolah Tatap Muka SD, Sarpras Mulai Dipersiapkan

Diterbitkan

||

Memontum Kota Malang – Uji coba tatap muka tingkat Sekolah Dasar (SD) akan berlangsung besok (15/04). Beberapa sekolah di Kota Malang sudah mempersiapkan segala sarana dan prasarana (sarpras) yang memenuhi standart protokol kesehatan.

Seperti contoh di SDN Kasin bahkan sudah menyusun Standart Operasional Prosedur (SOP) tatap muka hingga surat untuk diedarkan ke wali murid.

Baca juga:

“Yang pertama pasti kita cek sarpras, mencangkup kesediaan tempat cuci tangan, handsanitizer, thermogun, sabun, masker. Bahkan kami juga siapkan tabung oksigen, jaga-jaga kalau terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar Kepala Sekolah SDN Kasin, Budi Hartono SPd MPd, Rabu (14/04).

SOP pun dibuat dengan 8 dasar hukum, salah satunya adalah Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

“Di SOP mengatur mulai dari sosialisasi orang tua, dan teknis pembelajaran dimulai sampai anak pulang. Nanti setelah anak-anak pulang, kelas akan disemprot disinfektan semua,” tambahnya.

Tak hanya itu, setiap hari Kepala Sekolah bersama dengan guru akan melakukan evaluasi berkala. “Kemudian seminggu sekali akan kami laporkan ke Puskesmas dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) tentang laporan hasil evaluasi harian kami,” jelasnya.

Sebanyak 510 murid SDN Kasin ini nantinya rencananya akan masuk secara bergiliran atau shift. “Besok ini kelas 6 yang masuk, tapi ada shift pagi dan siang, masing-masing 2 jam.

“Sesuai dengan SKB 4 Menteri, pagi jam 07.00-09.00, siang jam 09.15-11.15. Tapi akan kami sesuaikan dengan keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang,” urainya.

Disampaikan Budi, hingga pukul 10.00 Surat Edaran (SE) tentang Tatap Muka belum ia terima. Namun pihaknya sudah siap untuk langsung mengedarkan pengumuman tatap muka bagi wali murid jika SE tersebut sudah turun.

“Makanya kami ada beberapa opsi, kalau sesuai SKB 4 Menteri kan shift. Nanti kalau dari Pemkot Malang ada ketentuan lain, ya tinggal diedit saja pengumuman ke wali muridnya. Kita sudah siap kok, tinggal menunggu saja SE dari pak Wali, biar enak melangkahnya,” kata Budi.

Hal serupa juga nampak di SDN Dinoyo 3. Tak hanya menyiapkan sarpras, mereka juga sudah mengedarkan kuesioner kepada wali murid.

“Kita sebelum sosialisasi tatap muka, wali murid itu sudah saya beri google form. Untuk mengijinkan setuju tidaknya masuk sekolah,” kata Kepala Sekolah SDN 3 Dinoyo, Suryani SPd MPd.

Dan ternyata, seluruh wali murid menyatakan setuju dilakukannya sekolah tatap muka. Sehingga pihaknya juga langsung mempersiapkan teknis tatap muka yang akan berlangsung besok.

“Besok yang masuk kelas 6 terlebih dahulu, dibagi menjadi dua termin. Dan tempat belajarnya pun di Aula, tidak di kelas,” pungkas Suryani.

Penempatan murid di Aula saat tatap muka dijelaskan Suryani supaya physical distancingnya bisa diterapkan maksimal. (mus/ed3)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *