Connect with us

Pemerintahan

Bupati Malang Sambut Kunjungan Menkop UKM di Pujon

Diterbitkan

||

Bupati Malang Sambut Kunjungan Kemenkop UKM di Pujon

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi, menyambut kunjungan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Republik Indonesia, Teten Masduki, Jumat (16/04) tadi. Acara yang berlangsung di Kantor Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Sae Pujon, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, turut dihadiri Komandan Kodim (Dandim) 0818 Kabupaten Malang-Batu, Letkol Inf Yusub Dody Sandra, Kapolres Batu, AKBP Catur Cahyono SIK MIK dan Kepala OPD serta Muspika Pujon.

Bupati Sanusi mengatakan, suatu kebanggaan dan kehormatan bagi Kabupaten Malang, dapat menerima kunjungan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Republik Indonesia di Kecamatan Pujon. “Saya selaku Bupati Kabupaten Malang, menyampaikan selamat datang di Kabupaten Malang terutama di Kecamatan Pujon. Di mana, Kecamatan Pujon ini memiliki suasana sejuk dan mudah-mudahan, Bapak Menteri akan sering berkunjung ke Kecamatan Pujon dan Kabupaten Malang. Sehingga, koperasi kita lebih maju dan mantap,” kata Bupati Malang.

Baca juga:

Sebagai salah satu wilayah yang dikenal dengan ‘Bumi Koperasi’ di Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Malang akan terus berupaya untuk mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas koperasi serta UMKM, dengan berbagai kegiatan pembinaan dan program strategis. Mengingat, sektor koperasi dan UMKM merupakan sektor penting sebagai tumpuan perekonomian yang terbukti telah mampu bertahan di tengah krisis akibat pandemi Covid-19.

“Terkait perkembangan sektor koperasi dan UMKM, saya sampaikan bahwa jumlah Koperasi di Kabupaten Malang per bulan Desember 2020 sebanyak 1.334 Koperasi, sementara jumlah UMKM sebanyak 427.706 UMKM, dengan tingkat penyerapan tenaga kerja sebanyak 1.524.543 orang dan omzet mencapai Rp 50,9 Triliun,” papar Bupati Malang.

Kecamatan Pujon, tambahnya, merupakan daerah yang memiliki potensi yang baik untuk memproduksi susu hal juga karena dukungan kinerja KPSP SAE Pujon yang dapat menunjukkan capaian yang positif, dan program kerja tahun 2020 juga dapat dilaksanakan dengan baik.

Walaupun harus diakui ada beberapa target yang tidak terealisasi akibat terkendala pandemi Covid-19. Tetapi, pencapaian tersebut telah menunjukkan bagaimana kerja keras, komitmen dan konsistensi KPSP SAE Pujon untuk terus menjaga usaha sapi perah agar tetap eksis dan mampu memberikan profit, serta menggerakkan roda perekonomian utamanya di wilayah Pujon.

“Kehadiran Bapak Menteri ini, untuk menyerahkan secara simbolis, Persetujuan Pembiayaan Kepada KPSP SAE Pujon, yang mampu memberikan manfaat nyata dalam rangka percepatan program Pemulihan Ekonomi Nasional, dan saya selaku Bupati Malang juga mengucapkan terimakasih atas Bantuan yang telah di berikan Bapak Menteri kepada Korban bencana Gempa di Kabupaten Malang,” terang Bupati Malang, di akhir Sambutannya.

Selanjutnya, Menteri Koperasi dan (UKM) Republik Indonesia, Teten Masduki, menyampaikan maksud dari kunjungannya untuk memperkuat Koperasi di sektor pangan dan pemerintah ingin merevitalisasi koperasi-koperasi pangan yang sudah berdiri sejak lama seperti Koperasi SAE Pujon yang sudah berdiri pada Tahun 1968.

Pemerintah telah menyediakan pembiayaan selama pandemi Covid dengan Bunga yang cukup murah 3 persen dan rata-rata bisa sampai 9 persen dalam setahun. Dalam hal ini, koperasi SAE Pujon dapat mengembangan bisnisnya, mulai dari pengembangan kapasitas usaha, penambahan jumlah ternak, peremajaan bibit sapi yang lebih produktif dan juga teknologi pengolahan dan modernisasi pemasarannya.

“Kami berkomitmen lewat LPDP untuk mendukung revitalisasi peningkatan produk susu di koperasi SAE Pujon, hal-hal yang saya kira penting dengan pengadaan bibit yang lebih produktif karena ini kita perlu peremajaan supata anggota bisa lebih sejahtera. Ada kerjasama yang mungkin kita dapat lakukan dengan pihak swasta. Disisi lain Pemerintah terus memperbaiki kebijakan ekosistem UMKM dan koperasi supaya koperasi dan UMKM kita terus tumbuh dan tidak diam di tempat,” papar Kemenkop UKM. (ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *