Connect with us

Kota Batu

Minggu Pertama Ramadhan, Kunjungan Wisata di Kota Batu Menurun

Diterbitkan

||

Memontum Kota Batu – Belum genap sepekan puasa, namun dampak kunjungan wisata ke Kota Batu turun sangat drastis. Salah satunya Taman Rekreasi Selecta. Hal itu terlihat saat memontum.com memantau langsung aktivitas pada Taman Rekreasi tinggalan masa kolonial Belanda tersebut, Sabtu (17/04).

Direktur Selecta, Sujud Hariadi, saat ditemui membenarkan keadaan saat ini, bahkan kepada memontum.com, Sujud juga menjelaskan keadaan hotelnya pula.

“Tetap harus kita sukuri meski dalam kondisi di Bulan Ramadhan seperti saat ini, memang tingkat kunjungan masih sepi ditambah kondisi Pandemi Covid-19 yang juga belum berakhir,” terang Sujud.

Kunjungan selama Ramadhan ini weekday masih kisaran 50 sampai dengan 100 wisatawan per hari, weekend mudah-mudahan bisa diatas 100,” ujar Sujud.

Baca Juga:

Menurut dia, wisatawan yang datang ke Selecta belakangan ini didominasi wisatawan lokal dan asal Jawa Timur dan sekitar 50 persen dari Surabaya. Sedangkan untuk lebaran nanti, Selecta tidak berharap dari kota-kota besar lainnya sebab ada himbauan untuk tidak mudik.

“Bandung Raya, Solo Raya, Semarang Raya dan Jakarta sudah dipastikan tidak boleh keluar apalagi ke Jawa Timur. Sedangkan Surabaya Raya, seperti Surabaya, Mojokerto, Sidoarjo, Gresik juga tidak bisa mudik. Kalau benar demikian dan gak ada yang datang ke Batu, wassalam sudah kunjungan wisata ke Selecta,” keluh Sujud.

Diperkirakan rendahnya kunjungan wisatawan itu akibat belum terbentuknya herd Immunity dikarenakan Vaksin Covid masih belum terlaksana secara menyeluruh.

“Memang masih pandemi dan vaksin belum tersebar. Harapannya vaksin Covid sudah tersebar minimal setengah penduduk dan herd immunity terbentuk sehingga masyarakat tidak ragu dan takut lagi untuk berwisata,” tambahnya.

Sedangkan saat disinggung tentang persiapan Selecta untuk menghadapi lebaran, pria yang juga ketua PHRI Kota Batu ini menyampaikan bahwa tidak ada kegiatan atau promosi untuk mendongkrak tingkat kunjungan (occupancy), namun kegiatan pemeliharaan serta fasilitas baik untuk taman rekreasi maupun hotel selalu rutin dilaksanakan guna menjamin kenyamanan pengunjung. (bir/pin/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *