Connect with us

Pemerintahan

Wali Kota Batu Berikan Santunan pada 184 Yatim dan Kaum Dhuafa Desa Junrejo

Diterbitkan

||

Wali Kota Batu Berikan Santunan pada 184 Yatim dan Kaum Dhuafa Desa Junrejo

Memontum Kota Batu – Silaturahmi Ramadhan Pemerintah Kota Batu kali ini, bertempat di Masjid Al-Asy’ari Jalan Mojomukti Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, pada Selasa (20/04) sore.

Wali Kota Batu, Hj Dewanti Rumpoko, hadir dalam kegiatan tersebut beserta Forkompinda dan secara simbolis memberikan santunan kepada 10 anak yatim dan 10 kaum dhuafa yang berada di wilayah Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Dia menyampaikan, bahwa kegiatan Silahturahmi Ramadhan adalah kegiatan tahunan, yang dilakukan Pemerintah Kota Batu melalui Bagian Kesra Setda Kota Batu, setiap Bulan Suci Ramadan. Tujuannya untuk berbagi kebahagiaan bersama anak yatim dan kaum dhuafa.

Baca juga:

“Alhamdulillah, meski kita masih dalam situasi yang serba terbatas karena Pandemi Covid-19, namun komitmen pemerintah Kota Batu untuk selalu berbuat serta memberikan manfaat khususnya di Bulan Ramadhan ini bisa terwujud. Semua tentunya tidak lepas dari peran legislatif yang sinergi dengan kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda). Kegiatan ini juga merupakan silahturahmi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Batu dan untuk bisa lebih dekat dan mengetahui keadaan masyarakat secara langsung,” ujar Dewanti

Lebih lanjut, melalui kegiatan ini jadi wujud Pemkot Batu hadir di tengah masyarakat. “Total ada 4000 orang penerima dari kaum dhuafa dan yatim piatu. Penerima tersebar dari tiap desa/kelurahan dan di wilayah Kelurahan Junrejo total ada sekitar 184, diantaranya 58 anak yatim dan 126 Dhuafa,” tambahnya.

Untuk program kali ini, berbeda dengan Safari Ramadhan. Jika sebelumnya kegiatan digelar dengan buka bersama dengan anak yatim dan kaum dhuafa. Kali ini hanya pemberian santunan dan ceramah agama dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

Dewanti juga menyampaikan, himbauan agar masyarakat tetap mengutamakan kesehatan dengan menjaga protokol kesehatan dan menjauhi kerumunan, serta bagi masyarakat luar kota yang kebetulan sedang bekerja di kota wisata ini agar tidak mudik seperti yang sudah disampaikan pemerintah pusat. (bir/pin/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *