Connect with us

Pemerintahan

Bupati dan Wabup Malang Rakor Pemantapan Penanganan Bencana bersama Muspida

Diterbitkan

||

Bupati dan Wabup Malang Rakor Pemantapan Penanganan Bencana bersama Muspida

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi didampingi Wakil Bupati Malang menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Alam di Kabupaten Malang, Kamis (22/04) tadi.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Peringgitan Pendopo Malang, juga diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, S.I.K., M.H., Dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu, Letkol Inf Yusuf Dody Sandra, Kajari Kabupaten Malang, Kepala BPBD Kabupaten Malang dan jajaran Kepala OPD Kabupaten Malang.

Baca juga:

Dalam sambutannya, Bupati Malang menyampaikan terkait pembangunan rumah sederhana, agar 955 pengungsi tidak terlalu lama di pengungsian dan segera memiliki tempat tinggal yang layak.

“Maka kami sampaikan, bahwa kemarin saat melakukan Sertijab sekaligus rapat koordinasi (Rakor) di Gedung Grahadi untuk pembangunan tempat tinggal ukuran 4×6 dengan biaya Rp. 25 juta dalam waktu singkat. Itu akan kita laksanakan dengan melibatkan semua SKPD dan camat sekitar 300 rumah akan kita bangun” terang Bupati Malang.

Kepala BPBD Kabupaten Malang, Bambang Istiawan, dalam kesempatan itu memaparkan hal terkait dengan penanganan bencana di Kabupaten Malang. Di mana sampai tanggal 24 April 2021, masih dalam kondisi tanggap darurat.

“Kami sudah mengajukan kepada Pak Nupati per tanggal 24 sampai 14 hari ke depan, ada perpanjangan masa tanggap darurat. Kami lakukan itu, karena berkaitan dengan penanganan penanganan yang akan dilakukan oleh BNBP dalam situasi tanggap darurat. Sebagai dasar pengelolaan keuangan dari BNBP,” ujar Bambang.

Sementara itu, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, mengatakan bahwa Polres bersama Dandim 0818 juga selalu memonitor para anggota dalam rangka membantu upaya penanganan gempa.

Mulai dari perbaikan rumah, dapur umum dan juga melaksanakan kegiatan trauma healing untuk membantu warga yang terdampak agar tidak merasa down.

“Upaya yang terus kami lakukan diantaranya melakukan kegiatan trauma healing untuk membantu warga yang terdampak” kata AKBP Hendri Umar.

Melalui Rakor ini, juga diharapkan dapat terwujud perencanaan yang matang di bidang penanggulangan bencana serta terjalinnya hubungan dan sinergi yang harmonis antara Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten dan Kecamatan se-Kabupaten Malang maupun stakeholder lainnya. (sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *