Connect with us

Pemerintahan

Menteri PPPA Didampingi Wakil Bupati Beri Bantuan Ibu Hamil, Lansia dan Anak-Anak Korban Gempa Malang

Diterbitkan

||

Memontum Malang – Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA) Republik Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga, melakukan Kunker (kunjungan kerja) ke Kecamatan Tirtiyudo, tepatnya di Desa Kepatihan, Rabu (28/04) tadi.

Kunker dalam rangka bersilahturahmi sebagai wujud empati dan kasih sayang itu, mengunjungi warga yang menjadi korban terdampak gempa Malang.

Baca juga:

Turut hadir dalam Kunker itu, As Deputi Kementrian PPPA, Kadis PPPA Kabupaten Malang, Sejumlah Lembaga Masyarakat seperti, Puspa, BMTG, Laskar Anak, Himpsi serta Camat dan Muspika Tirtoyudo. Kedatangan Menteri PPPA beserta rombongan, juga disambut hangat oleh Wakil Bupati Malang bersama warga.

Dalam sambutan mewakili masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Malang, Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto menyampaikan, ucapan selamat datang dan terimakasih atas kunjungan Menteri PPPA yang berkenan datang mengunjungi Kecamatan Tirtoyudo.

Tidak lupa, Wabup mengucap rasa puji syukur karena bisa bersilahturahmi kembali dengan warga yang terdampak gempa bumi di Kecamatan Tirtoyudo, Dirinya juga berharap dan berdoa, agar bantuan pemulihan dan perbaikan rumah juga perekonomian di Kabupaten Malang, yang terkena dampak bencana agar segera pulih.

Pada sambutannya Menteri PPPA dalam kesempatan itu, mengatakan sangat berterimakasih kepada pemerintah daerah dan semua lembaga masyarakat, yang sudah mendampingi. “Physical social itu memang hal utama yang harus kita lakukan di daerah bencana, karena bagaimana trauma yang dialami oleh saudara kita agar tidak berkepanjangan,” kata Menteri Bintang Puspayoga.

Ditambahkan, pendampingan sosial pasca bencana ini sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 24/2007 Pasal 6 dan Pasal 8 yang menyatakan tanggung jawab pemerintah dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, antara lain perlindungan masyarakat dari dampak bencana dan pemulihan kondisi dari dampak bencana serta adanya pendampingan sosial bagi korban bencana alam.

Dirinya berharap pola penanganan yang dilakukan disini yakni mereka tetap ada di rumah masing-masing tetapi dibuatkan hunian sementara agar mereka tetap aman berada di lingkungan masing-masing.

“Nanti kami memang ada program di kementerian tentu solusi yang kami lakukan dengan bersinergi dengan lintas kementerian dan lembaga, demikian juga dengan teman dunia usaha dan tidak terlepas dengan pemerintahan daerah,” ujarnya.

Perempuan Bali pertama yang terpilih sebagai menteri ini juga memberikan bantuan kepada perwakilan Lansia, ibu hamil, Pemuda dan anak-anak korban bencana secara simbolis dilanjutkan dengan pemberian cenderamata dari Ketua Penggerak PKK Kec. Tirtoyudo kepada Menteri PPPA. (ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *