Connect with us

Uncategorized @id

Gelar Paripurna, DPRD Trenggalek Serahkan Catatan LKPJ Bupati

Diterbitkan

||

Memontum Trenggalek – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Trenggalek menggelar rapat paripurna dengan agenda penyerahan catatan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LPKJ) Bupati tahun anggaran 2020. Hak ini dilakukan pasca menjalani pembahasan di tingkat panitia khusus (pansus) DPRD.

Bertempat di Graha Paripurna kantor DPRD Trenggalek, DPRD resmi menyetujui semua laporan tersebut dengan sejumlah catatan strategis. Beberapa catatan soal kinerja Pemkab Trenggalek disampaikan juru bicara Pansus LKPJ. 

Selanjutnya, catatan itu akan dikembalikan ke Bupati untuk ditindaklanjuti. 

“Hari ini kita melakukan rapat paripurna penyampaian LPKJ Bupati tahun 2020. Intinya kita menyetujui, tetapi tadi juga sudah disampaikan juru bicara Pansus DPRD jika ada beberapa catatan strategis,” ungkap Ketua DPRD Trenggalek, Samsul Anam saat dikonfirmasi usai rapat Sabtu (01/05/2021) siang.

Ditegaskan Samsul, penyampaian catatan ini diharapkan bisa memberikan rekomendasi perbaikan penyelenggaraan roda pemerintahan di Kabupaten Trenggalek kedepan. 

“Catatan strategis tadi disebutkan diantaranya pemerintah Kabupaten Trenggalek diminta terus serius dalam  penanganan Pandemi Covid 19,” imbuhnya.

Selain itu juga, pemerintah juga diminta melakukan percepatan vaksinasi terhadap kelompok rentan, pelaku ekonomi rakyat dan sektor pelayanan masyarakat.

Lanjut Politisi Partai PKB ini, reformasi pelayanan kesehatan lebih kepada promotif, inovatif daripada kuratif. 

“Ini sekaligus kampanye budaya hidup sehat kepada masyarakat karena mayoritas penyebab kematian bukan penyakit menularnya melainkan penyakit penyerta,” terang Samsul.

Selanjutnya di sektor pendidikan, DPRD Trenggalek meminta pembelajaran tatap muka dilakukan segera dengan tetap menerapkan prokes yang ketat.

“Untuk pembelajaran daring juga dianggap tidak efektif dan Dinas Pendidikan diminta melakukan akselerasi untuk bisa mengejar ketertinggalan pembelajaran saat diterapkannya pembelajaran daring,” tegasnya.

Masih terang Ketua DPRD, belanja daerah diharapkan segera bisa direalisasikan dan mengedepankan belanja sektor ekonomi lokal dan tenaga lokal sehingga dapat menggerakkan ekonomi lokal.

“Optimalisasi penyerapan anggaran, sehingga SILPA tahun anggaran belanja dapat ditekan dan optimalisasi pendapatan PDRB daerah juga didorong untuk dioptimalkan,” pungkasnya.

Samsul menambahkan, evaluasi strategi juga diharapkan untuk beberapa target daerah yang belum tercapai. Sehingga target yang ditetapkan bisa terealisasi.

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti beberapa catatan tersebut, untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan di Trenggalek.

“Akan kita tindak lanjuti catatan catatan DPRD, utamanya evaluasi terkait dengan penanganan Pandemi Covid 19,” kata Bupati Arifin.

Mas Ipin sapaan akrabnya menyebut, penanganan Covid-19 harus lebih dimaksimalkan. Selain itu juga peningkatan pelayanan masyarakat ditengah pandemi Covid-19 serta pemulihan ekonomi menjadi catatan yang diberikan pihak legislatif. (mil/syn)

Baca juga :

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *