Connect with us

KREATIF MASYARAKAT

Olah Jamur Merang jadi Es Cincau Merang hingga Kudapan Berbuka Puasa

Diterbitkan

||

Memontum LumajangJamur Merang, bahan makanan yang satu ini merupakan salah satu jenis jamur yang paling disukai oleh masyarakat Indonesia karena tekstur yang lembut menyerupai daging. Biasanya, Jamur Merang digunakan sebagai toping Mie dan Pizza.

Di Kabupaten Lumajang, menu olahan Jamur Merang bisa jadi salah satu alternatif pilihan untuk menu berbuka puasa. Selain untuk makanan berat, ternyata Jamur Merang juga bisa disajikan sebagai minuman.

Baca Juga:

Di tangan ibu-ibu PKK di Kecamatan Sumbersuko, Jamur Merang disajikan menjadi minuman Es Cincau Merang. Rasa nikmat dan segar Es Cincau Merang, agaknya mampu menjadi pengobat dahaga usai waktu berbuka tiba.

Tidak hanya itu, ada juga beberapa olahan pendamping untuk berbuka puasa, seperti naget, empek-empek, dan siomay.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lumajang, Hertutik mengatakan banyak olahan yang bisa disajikan dari bahan Jamur Merang, hal itu sebagai bentuk penganekaragaman pangan untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

“Sekarang kita kembangkan Jamur Merang ini di olahan lainnya, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, perlu penganekaragaman pangan, supaya masyarakat tahu Jamur Merang ini bisa diolah untuk bahan makanan lainnya,” terangnya, Sabtu (01/05)

Selain itu, pengolahan makanan juga bertujuan agar masyarakat tidak bosan dengan menu yang monoton. Sehingga, pengolahan makanan dengan satu bahan tertentu bisa digunakan untuk berbagai macam makanan. Pada Bulan Ramadan, pengolahan makanan sangat penting. Karena masyarakat lebih konsumtif. Untuk itu, melihat potensi petani Jamur Merang di Kecamatan Sumbersuko, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lumajang dan TP PKK Kecamatan Sumbersuko mencoba melakukan pengolahan Jamur Merang untuk dijadikan kudapan saat berbuka. (kom/lmj/adi/ed2)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *